
Nismedia.id - Kabar kurang sedap datang bagi pencinta sepak bola Tanah Air yang tengah menanti sosok nakhoda baru Timnas Indonesia. Salah satu nama kandidat kuat yang memiliki darah keturunan Indonesia-Belanda, John Heitinga, dikabarkan menolak tawaran untuk melatih Skuad Garuda.
Padahal, nama Heitinga sempat santer terdengar sebagai calon suksesor Patrick Kluivert yang baru saja diberhentikan PSSI pada pertengahan Oktober 2025 lalu. Lantas, bagaimana sebenarnya situasi perburuan pelatih ini?
Tolak Gantikan Patrick Kluivert
PSSI bergerak cepat setelah memutus kontrak Patrick Kluivert pada 16 Oktober 2025 akibat kegagalan meloloskan Indonesia ke Piala Dunia 2026. Salah satu nama yang dibidik adalah John Heitinga.
Namun, harapan melihat mantan bek Everton itu di pinggir lapangan GBK tampaknya harus ditunda. Dikutip nismedia.id dari laman kompas.com, Heitinga dilaporkan telah dihubungi oleh PSSI namun memilih untuk tidak mengambil pekerjaan tersebut saat ini.
“Menurut berbagai sumber, Federasi Sepak Bola Indonesia baru-baru ini menghubunginya untuk melihat apakah ia tertarik melatih tim nasional mereka, tetapi Heitinga sendiri menolak tawaran tersebut untuk saat ini,” tulis laporan media Belanda tersebut.
Penolakan ini cukup beralasan, mengingat situasi karier Heitinga yang sedang tidak menentu. Ia baru saja berpisah dengan Ajax Amsterdam pada November lalu karena rentetan hasil buruk, setelah sebelumnya sempat menjadi asisten Arne Slot di Liverpool pada musim 2024-2025. Meski menolak, media tersebut juga menyebutkan bahwa “mungkin pintu akan tetap terbuka di masa depan,” yang mengindikasikan penolakan ini belum tentu bersifat permanen.
Aktivitas Medsos Heitinga Sempat Bikin Heboh
Kabar penolakan ini sebenarnya cukup mengejutkan publik. Pasalnya, sebelum berita ini mencuat, Heitinga seolah memberikan sinyal positif melalui aktivitas media sosialnya.
Pelatih berusia 42 tahun itu terpantau sudah mengikuti akun Instagram resmi Timnas Indonesia, Ketua Umum PSSI Erick Thohir, hingga penasihat Timnas, Jordi Cruyff.
“John Heitinga seakan memperlihatkan sinyal memiliki keterkaitan dengan Timnas Indonesia di Instagram. Terbukti mantan bek itu terlihat mulai mengikuti akun Timnas Indonesia, Ketum PSSI, dan penasihat Jordi Cruyff,” tulis Voetball Primeur.
Aktivitas di media sosial ini sontak dianggap sebagai ‘kode keras’ bahwa negosiasi berjalan mulus, terlebih karena faktor darah Indonesia yang mengalir deras di tubuh Heitinga, mirip dengan Giovanni van Bronckhorst.
PSSI Terus Buru Pelatih Baru di Benua Biru
Meskipun Heitinga dikabarkan menolak, PSSI tidak tinggal diam. Federasi mengklaim masih mengantongi lima nama calon pelatih lainnya.
Saat ini, Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, bersama anggota Exco Endri Erawan dan Muhammad, dikabarkan telah terbang ke Eropa. Misi utama mereka adalah melakukan wawancara langsung dengan para kandidat pelatih potensial.
Selain Heitinga, beberapa nama besar yang masuk dalam radar dan menjadi pembicaraan hangat adalah:
- Giovanni van Bronckhorst (Mantan pelatih Rangers & Feyenoord)
- Jesus Casas (Pelatih yang sukses bersama Irak)
- Heimir Hallgrimsson (Pelatih berpengalaman asal Islandia)
Hingga berita ini diturunkan, PSSI belum memberikan pengumuman resmi mengenai siapa yang akan mengisi kursi panas pelatih Timnas Indonesia. Patut dinantikan siapa yang akhirnya akan dipilih untuk membawa Skuad Garuda terbang lebih tinggi.






