Jose Mourinho Bela Kylian Mbappe Terkait Kontroversi Mao Zedong

Jose Mourinho Bela Kylian Mbappe Terkait Kontroversi Mao Zedong
Promo Allegiant

Nismedia.id - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, angkat suara dan menyampaikan alasan mendasar mengapa ia membela Kylian Mbappe yang tengah diterpa isu sensitif di media sosial. Penyerang asal Prancis tersebut sempat menuai gelombang kritik keras dari publik usai melontarkan komentar mengenai mantan pemimpin China, Mao Zedong, dalam sebuah acara talk show.

Mourinho menilai bahwa perkembangan teknologi di era modern sering kali memicu risiko polemik tinggi dari setiap ucapan yang dilontarkan oleh seorang figur publik. Meski demikian, juru taktik berkebangsaan Portugal tersebut sangat mengapresiasi langkah cepat sang pemain yang langsung menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik.

Alasan Jose Mourinho Bela Kylian Mbappe

Juru taktik Real Madrid tersebut menegaskan bahwa menjaga sikap dan membatasi komentar sering kali menjadi pilihan terbaik di tengah pengawasan ketat media modern. Menurutnya, potensi timbulnya kesalahpahaman sangat tinggi ketika setiap pernyataan atlet papan atas terus disorot oleh jutaan pasang mata dari seluruh belahan dunia.

“Itulah bahaya dunia saat ini. Terkadang, hal terbaik yang bisa dilakukan adalah tutup mulut karena ada begitu banyak risiko dari hal-hal yang kita katakan atau komentari,” ujar Mourinho dalam sesi konferensi pers menjelang laga La Liga melawan Racing Santander.

“Namun, saya juga melihat dia bertindak sangat bertanggung jawab terhadap klub yang di level ini benar-benar memiliki kelas luar biasa. Bagi kami, persoalan itu sudah selesai. Tidak ada lagi yang perlu dilakukan,” lanjut mantan pelatih Chelsea dan Inter Milan tersebut.

Kronologi Kontroversi Dan Sikap Tanggung Jawab Mbappe

Kontroversi ini bermula saat penyerang berusia 27 tahun tersebut menjadi bintang tamu dalam acara talk show Prancis bertajuk The Bridge. Dalam sesi wawancara, Mbappe membahas julukan diktator yang melekat pada dirinya serta merespons lelucon meme yang menampilkan wajahnya disunting menyerupai sosok Mao Zedong.

Potongan video tayangan tersebut dengan cepat menyebar luas di platform media sosial hingga memicu reaksi keras dari publik dan komunitas China. Dampak dari kehebohan tersebut bahkan membuat sejumlah brand asal Negeri Tirai Bambu memutuskan untuk menghentikan kerja sama sponsor secara sepihak.

Sadar akan kekhilafannya, penyerang andalan tim ibu kota Spanyol tersebut segera merilis permohonan maaf resmi untuk meredakan ketegangan. “Sekarang saya memahami bahwa hal tersebut telah menyakiti banyak orang di China dan komunitas China di seluruh dunia,” ungkap Mbappe dalam pernyataan resminya.

Mourinho sendiri menegaskan bahwa pihak klub dan sang pemain telah bertindak dengan standar profesionalitas yang sangat tinggi dalam menyelesaikan persoalan ini. Juru taktik kawakan itu merasa bangga karena Real Madrid dan Mbappe mampu menunjukkan kelasnya dengan merespons masalah secara langsung dan transparan.

Sumber: BBC

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *