Jose Mourinho Meledak Usai Kekalahan Real Madrid, Marc Bartra: Dia Suka Alihkan Perhatian

Jose Mourinho Meledak Usai Kekalahan Real Madrid, Marc Bartra: Dia Suka Alihkan Perhatian
Potret Marc Bartra yang komentari Jose Mourinho (Instagram: @marcbartra)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Real Madrid harus menelan kekalahan pahit pada laga lanjutan La Liga 2026-2027 saat bertandang ke markas Real Betis. Bermain di Benito Villamarin, Los Blancos tumbang dengan skor tipis 0-1 yang sekaligus memutuskan rentetan hasil positif mereka di awal musim.

Kekalahan ini menjadi catatan pertama bagi Real Madrid di kompetisi liga musim ini setelah sebelumnya tampil solid dan meraih poin penuh. Peluang untuk menyamakan kedudukan sempat terbuka lebar, namun penyelesaian akhir serta sejumlah keputusan wasit membuat upaya tim tamu berakhir sia-sia.

Sejumlah keputusan pengadilan lapangan memancing reaksi dari kedua kubu, terutama dari pelatih Real Madrid, Jose Mourinho yang kerap berdiri dan memberikan arahan. Wasit pertandingan harus bekerja ekstra untuk menjaga ketertiban serta menegakkan aturan di tengah tekanan yang terjadi.

Jose Mourinho melontarkan sejumlah pernyataan tegas saat diwawancarai media tak lama setelah laga usai. Ia menyoroti jalannya pertandingan serta keputusan-keputusan wasit yang dinilai tidak seimbang di kedua sisi lapangan.

“Real Betis bermain untuk meraih hasil imbang dan mereka yang dirugikan,” ungkap Jose Mourinho dikutip Nismedia.id dari Twitter @elchiringuitotv.

Ia juga membahas insiden saat dirinya mendapatkan kartu kuning dari wasit pertandingan. Menurut pelatih asal Portugal itu, ia hanya berdiri karena melihat seorang pemain Real Betis terjatuh dan tampak dalam kondisi serius tepat di depan area bangku cadangan.

“Saya tidak tahu mengapa dia memberi saya kartu kuning, tapi tidak apa-apa, saya menerimanya. Saya berdiri karena seorang pemain Betis tampak seperti sudah mati tepat di depan bangku cadangan,” ujarnya.

Jose Mourinho menyentuh pula soal keputusan wasit terkait situasi penalti dan gol yang terjadi dalam laga tersebut. Ia mengaku belum melihat tayangan ulang secara mendetail sehingga tidak bisa memberikan penilaian utuh, namun menyampaikan apa yang dirasakannya saat berada di pinggir lapangan.

“Situasi penalti, penalti yang diulang, gol Espi saya tidak tahu. Saya tidak bisa berkomentar. Saya melihat banyak frustrasi di bangku cadangan dari orang-orang yang menonton jalannya pertandingan di tablet,” tambahnya.

Pelatih berusia 63 tahun itu juga menyoroti perbedaan perlakuan wasit dalam memberikan kartu kuning kepada kedua tim di babak pertama. Ia menyebut dirinya lebih menyukai wasit yang membiarkan permainan berjalan lancar, namun kriteria penerapan sanksi di laga ini terasa tidak seimbang.

“Tampaknya wasit membiarkan permainan berjalan lancar, yang merupakan sesuatu yang saya sukai. Tetapi kriteria kartu kuning di babak pertama. Betis mencapai babak pertama tanpa satu pun kartu,” jelas Jose Mourinho.

Meski kecewa dengan hasil akhir, Jose Mourinho tetap memuji penampilan anak asuhnya di atas lapangan. Ia mengakui bahwa dalam sepak bola terkadang sebuah kekalahan terjadi tanpa penjelasan yang mudah disampaikan, dan timnya harus siap bangkit kembali.

“Tim bermain bagus. Terkadang Anda kalah dan tidak tahu kenapa dan bagaimana menjelaskannya. Jika pertandingan berakhir imbang, kami akan frustrasi. Jadi bayangkan bagaimana perasaan Anda dengan kekalahan ini,” katanya.

Di sisi lain, bek Real Betis, Marc Bartra memberikan tanggapan tersendiri atas pernyataan-pernyataan yang disampaikan Mourinho pascalaga. Pemain yang sudah lama membela Betis ini menilai bahwa pelatih lawan kerap menggunakan cara tertentu untuk mengalihkan fokus pembicaraan.

“Saya melihat film dokumenternya dan terkadang dia suka mengalihkan perhatian dengan membicarakan hal-hal lain,” ujar Marc Bartra.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *