Jose Mourinho Tanggapi Kasus Manchester City Dengan Candaan Proses Hukum Yang Panjang

Jose Mourinho Tanggapi Kasus Manchester City Dengan Candaan Proses Hukum Yang Panjang
Promo Allegiant

Nismedia.id - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho melontarkan nada sindiran bernuansa canda terkait proses hukum kasus Manchester City di Liga Inggris. Pelatih berpengalaman asal Portugal tersebut menilai penanganan kasus dugaan pelanggaran aturan finansial itu bakal memakan waktu yang sangat lama. Bahkan, ia mengklaim seseorang harus cukup beruntung untuk bisa tetap hidup saat keputusan final dari otoritas terkait resmi diumumkan.

Pernyataan menggelitik tersebut disampaikan Mourinho dalam sebuah wawancara khusus bersama salah satu media olahraga Eropa. Sosok yang pernah menukangi Chelsea dan Tottenham Hotspur tersebut meyakini bahwa tahapan hukum masih berjalan sangat panjang. Adanya mekanisme banding yang berpotensi diajukan secara berulang menjadi alasan utama penyelesaian kasus ini berjalan lambat.

Pandangan Jose Mourinho Terkait Proses Panjang Kasus Manchester City

Mourinho mengaku memilih untuk menanggapi situasi rumit yang menyelimuti persaingan sepak bola Inggris tersebut dengan nada santai. Ia memprediksi jalannya persidangan tidak akan selesai dalam waktu dekat lantaran banyaknya prosedur regulasi yang harus dilalui oleh kedua belah pihak. Pengalamannya yang luas di dunia kepelatihan membuat sang juru taktik sangat memahami dinamika hukum olahraga di Britania Raya.

Eks juru taktik Setan Merah itu menyebutkan bahwa faktor usia dan kerumitan jalur hukum akan membuat proses ini memakan waktu bertahun-tahun. “Saya lebih suka menertawakannya. Saya pikir pada akhirnya kita akan mendapatkan akhir, tetapi kita berdua sudah berusia 60-an dan kita perlu cukup beruntung untuk masih hidup ketika putusan akhir tiba,” ujar Mourinho. Tanggapan tersebut mempertegas optimismenya yang rendah terhadap penyelesaian sengketa regulasi secara cepat.

Pria yang mengantar MU menempati posisi kedua klasemen pada musim 2017-2018 tersebut meyakini bakal ada banyak tahapan banding yang ditempuh. Ia menyebutkan bahwa vonis awal tidak akan langsung menghentikan perselisihan karena mekanisme hukum membuka ruang bagi pihak yang keberatan untuk melawan. “Akan ada putusan, kemudian banding, lalu banding lagi,” tutur pelatih berkebangsaan Portugal tersebut.

Pembelaan Manchester City Dan Sikap Tegas Premier League

Di sisi lain, tuduhan yang dialamatkan kepada pihak klub berkaitan dengan dugaan pelanggaran aturan finansial dalam kurun waktu 2009 hingga 2018. Proses persidangan maraton yang berlangsung selama 12 minggu tersebut merupakan bagian dari investigasi menyeluruh sejak 2019. Manajemen klub secara tegas membantah seluruh dugaan tersebut dan siap menempuh segala jalur hukum demi membersihkan nama baik organisasi.

Pihak klub mengklaim telah mengantongi berbagai bukti otentik yang dapat mematahkan dakwaan komisi independen di persidangan. “Klub ini tidak bersalah atas tuduhan yang dibuat oleh Premier League dan terdapat sejumlah besar bukti tak terbantahkan yang mendukung semua posisinya terkait kasus ini,” tulis pernyataan resmi klub. Manajemen menegaskan komitmennya untuk bersikap proaktif di seluruh forum regulasi yang tersedia.

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) Premier League, Richard Masters, menyatakan bahwa keputusan awal komisi independen telah membeberkan fakta penting secara transparan. Ia menegaskan adanya indikasi pelanggaran aturan liga secara sistematis yang terjadi selama hampir satu dekade. Apabila seluruh proses banding gagal, komisi independen memiliki wewenang untuk menjatuhkan sanksi berat mulai dari denda finansial hingga pengurangan poin di kompetisi.

Sumber: Kompas

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *