
Nismedia.id - Pelatih Timnas Jerman Juergen Klopp merespons dengan nada emosional saat ditanya oleh awak media mengenai alasannya mencadangkan Joshua Kimmich. Momen ketegangan tersebut terjadi menjelang laga penting menghadapi Yunani dalam lanjutan UEFA Nations League.
Keputusan sang pelatih melakukan rotasi pemain sempat memicu spekulasi publik sepak bola internasional. Kendati demikian, tim berjuluk Die Mannschaft tersebut tetap sukses memetik kemenangan dua gol tanpa balas saat menghadapi Serbia pada pertandingan sebelumnya.
Reaksi Pelatih Timnas Jerman Juergen Klopp Terkait Kimmich
Klopp menilai pertanyaan yang diajukan oleh wartawan terkesan sengaja menciptakan polemik yang tidak perlu di dalam internal tim. Menurutnya, performa apik lini tengah yang diisi pemain muda seharusnya mendapat apresiasi lebih ketimbang mempermasalahkan satu nama pemain, seperti dikutip nismedia.id dari Kompas.com.
“Malam ini begitu indah, namun tanpa perlu dibahas pun, kalian malah mencoba mengangkat topik yang sebenarnya bukan topik pembicaraan,” ujar Klopp dengan nada kesal.
Mantan pelatih Liverpool tersebut menambahkan bahwa persaingan memperebutkan tempat utama dalam skuad tim nasional merupakan hal yang sangat wajar. Setiap pemain dituntut untuk selalu berada dalam performa terbaik jika ingin mendapat kesempatan tampil sebagai pilar utama di lapangan.
“Mengapa harus selalu satu pemain yang bermain? Anda harus dalam performa bagus untuk bisa bermain. Sama halnya di klub mana pun,” tegas Klopp.
Pencarian Struktur Terbaik Skuad Die Mannschaft
Perjalanan awal tim nasional Jerman di bawah kepemimpinan pelatih baru memang sempat berjalan kurang mulus pada dua laga awal kompetisi. Hasil imbang melawan Belanda serta kekalahan dari Yunani memaksa jajaran pelatih berbenah cepat untuk menemukan skema permainan yang paling ideal.
Eksperimen taktik akhirnya membuahkan hasil positif saat menempatkan kombinasi gelandang Aleksandar Pavlovic, Tom Bischof, dan Florian Wirtz. Ketiga pemain tersebut tampil sangat solid dan mampu menjalankan skema permainan dengan tingkat kreativitas serta mobilitas yang tinggi.
Laga balasan menghadapi Yunani menjadi ajang pembuktian konsistensi skema racikan strategi tim nasional. Skuad Jerman bertekad mengamankan poin penuh demi memperkokoh posisi mereka di papan atas klasemen sementara UEFA Nations League.






