
Nismedia.id - Suasana di lingkungan Atletico Madrid semakin memanas menyusul ketidakpastian masa depan Julian Alvarez. Penyerang asal Argentina itu dikabarkan kembali tidak akan masuk dalam skuad untuk laga kontra Sevilla.
Ini adalah hari ketiga secara beruntun Julian Alvarez tidak terlihat berlatih bersama rekan-rekan setimnya. Pada Jumat, ia absen dari sesi latihan di fasilitas Cerro del Espino, Majadahonda. Pihak klub menyebut alasan ketidakhadirannya adalah karena sakit.
Hanya tersisa empat hari lagi hingga bursa transfer musim panas resmi ditutup. Semakin menipisnya waktu justru membuat situasi sang pemain kian memburuk. Julian Alvarez dikabarkan sangat berkeinginan untuk segera melenggang ke Barcelona, namun jalan menuju kesepakatan masih tertutup rapat sejauh ini.
Dikutip Nismedia.id dari media Goal, keputusan untuk tidak memasukkan Julian Alvarez ke dalam skuad akhir pekan ini diambil setelah penilaian kondisi pemain dalam beberapa hari terakhir. Pelatih Atletico Madrid pasang badan dan berjanji akan memberikan kenyamanan kepada pemain.
“Ketika Julian Alvarez kembali berlatih, saya akan melakukan segala kemungkinan untuk membuatnya merasa sama pentingnya seperti yang selalu ia rasakan,” kata pelatih kepala Diego Simeone.
Sikap tegas Atletico Madrid juga telah dituangkan dalam pernyataan resmi klub. Mereka menegaskan tidak akan membuka ruang negosiasi dengan Barcelona terkait kepindahan pemain asal Argentina tersebut. Posisi klub dinilai bulat dan tidak akan berubah meski tekanan semakin besar.
Langkah yang diambil Julian Alvarez sendiri ternyata lebih jauh dari sekadar menolak berlatih atau meminta pindah. Ia dikabarkan telah menghubungi para pemimpin ruang ganti untuk turun tangan dan membantu menyelesaikan kebuntuan ini.
Julian Alvarez dikabarkan telah berbicara langsung dengan Koke, Jan Oblak, dan José María Giménez. Ketiga pemain senior ini dianggap memiliki pengaruh besar di dalam tim dan diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi dengan manajemen.
Namun harapan itu tampaknya harus pupus setidaknya untuk saat ini. Diego Simeone telah menyampaikan pesan tegas kepada seluruh pemain di ruang ganti bahwa masalah ini bukan urusan mereka. Pelatih asal Argentina itu menegaskan keputusan berada sepenuhnya di tangan pihak klub dan para pemain tidak bisa ikut campur.
Situasi ini menempatkan Julian Alvarez dalam posisi yang sangat sulit dan terisolasi. Di satu sisi ia ingin segera mewujudkan impiannya bermain untuk Barcelona, namun di sisi lain ia harus menghadapi kenyataan bahwa Atletico Madrid tidak berniat melepasnya.
Belum ada kejelasan apakah kedua belah pihak akan menemukan jalan keluar sebelum bursa transfer ditutup. Barcelona sendiri dikabarkan belum mundur sepenuhnya meski belum ada tawaran yang diterima atau disepakati. Semakin mendekati batas waktu penutupan, tekanan pada semua pihak yang terlibat tentu akan semakin meningkat.






