
Nismedia.id - Kabar yang sudah lama menjadi pembicaraan akhirnya menemukan titik terang. Nama besar Jurgen Klopp resmi menggantikan Julian Nagelsmann sebagai pelatih kepala baru Timnas Jerman.
Pengumuman jabatan baru mantan pelatih Liverpool ini disampaikan oleh federasi tepat pukul 16.00 WIB. Langkah ini menutup serangkaian spekulasi yang muncul sejak kemunduran pelatih sebelumnya di Piala Dunia 2026 lalu.
“Hai Jurgen! Jurgen Klopp menjadi pelatih kepala baru Timnas Jerman bersama Peter Krawietz, Pepijn Lijnders, dan Sven Bender,” tulis @dfb_team dalam keterangan postingan terbarunya.
Federasi Sepakbola Jerman (DFB) diketahui telah mengincar Klopp sebagai calon utama. Sekaligus sebagai orang pertama yang dihubungi setelah kepergian Julian Nagelsmann setelah kekalahan tim di babak 32 besar di Piala Dunia 2026 lawan Paraguay.
Klopp sendiri dikenal sebagai salah satu pelatih paling sukses sekaligus dicintai oleh penggemar sepakbola Jerman. Ia telah mencatatkan prestasi gemilang bersama klub-klub besar seperti Borussia Dortmund dan Liverpool.
Dikutip Nismedia.id dari media Sky Sports, kontrak yang disepakati antara kedua belah pihak berlaku hingga tahun 2030. Jurgen Klopp akan memegang kendali Timnas Jerman untuk Euro 2028 dan Piala Dunia 2030.
“Klopp kembali ke kepelatihan dengan kontrak sampai akhir Piala Dunia 2030 setelah meninggalkan Liverpool pada 2024 karena kehabisan energi setelah memenangkan 6 trofi dalam 9 tahun,” tulisnya dalam artikel.
Beberapa sumber menyebutkan bahwa mantan pelatih Red Bull tersebut sebenarnya sudah mendapatkan tawaran dari beberapa klub elit Eropa lain pasca berpisah dari Liverpool. Namun, ajakan untuk mengabdi pada negara dianggap sebagai tantangan yang jauh lebih bermakna.
Klopp diharapkan mampu membawa perubahan gaya permainan yang lebih berani. Ia juga diberi wewenang penuh untuk menyusun staf pelatih serta merancang sistem pembinaan pemain muda ke depan.
Klopp nantinya akan menjadi pelatih Timnas Jerman pertama yang memiliki pengalaman panjang melatih di luar negeri selama lebih dari satu dekade. Wawasan luas mengenai perkembangan sepakbola Eropa dan dunia dianggap menjadi keunggulan utama yang dimilikinya.






