
Nismedia.id - Perjuangan pasangan ganda putri unggulan Indonesia, Ana/Trias, harus mengakui keunggulan lawan di babak puncak turnamen Australia Open 2026. Hasil ini membawa mereka meraih medali perak.
Keduanya tampil gigih namun belum mampu mengamankan kemenangan saat menghadapi wakil tangguh dari Tiongkok. Pertandingan berlangsung sengit sejak awal gim dan menyajikan banyak momen pertukaran poin yang memukau penonton.
Pada gim pertama, kedua pasangan saling memimpin secara bergantian tanpa ada yang mampu menciptakan jarak poin yang signifikan. Ana/Trias sempat memiliki peluang, namun lawan mampu bangkit dan menyamakan posisi.
Dikutip Nismedia.id dari laman resmi bwfworldtour.bwfbadminton.com, gim pertama dimenangkan oleh Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian dengan skor tipis 24-22. Kekalahan di awal ini membuat pasangan Indonesia harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan di gim kedua.
Pertandingan dilanjutkan ke gim kedua dengan intensitas yang tetap tinggi. Pasangan Tiongkok tampil lebih stabil dan mampu menguasai ritme permainan sejak awal gim. Serangan balik membuat Ana/Trias kesulitan mengembangkan strategi andalan mereka.
Kesalahan-kesalahan tak terduga mulai muncul dari pasangan Indonesia saat memasuki pertengahan gim kedua. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh lawan untuk memperlebar jarak poin hingga mencapai angka yang cukup aman.
Gim kedua ditutup dengan skor 21-13 untuk keunggulan pasangan Jia Yi Fan dan Zhang Shu Xian. Hasil akhir pertandingan pun mencatat kekalahan Febriana dan Meilysa dengan skor agregat 22-24 dan 13-21.
Hasil ini membuat Indonesia harus puas melaju sampai posisi juara dua di sektor ganda putri pada ajang ini. Meskipun gagal meraih gelar, penampilan Febriana dan Meilysa tetap mendapat apresiasi dari pengamat dan penggemar bulu tangkis.






