Kalahkan Petenis Jepang, Priska Madelyn Nugroho Kunci Gelar Juara Formosa Cup 2026

Kalahkan Petenis Jepang, Priska Madelyn Nugroho Kunci Gelar Juara Formosa Cup 2026
Potret Priska Madelyn Nugroho yang kunci gelar juara Formosa Cup 2026 (Instagram: @priskanugroho)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Petenis tunggal putri Indonesia, Priska Madelyn Nugroho mengukir prestasi gemilang di ajang Formosa Cup 2026 seri kedua kategori ITF W35 Taipei. Ia berhasil menaklukkan perlawanan petenis Jepang, Sakura Hosogi dalam pertandingan puncak.

Turnamen yang digelar sejak 22 hingga 28 Juni 2026 ini menyediakan hadiah total sebesar 30.000 dolar Amerika Serikat serta poin peringkat penting bagi para peserta untuk mendongkrak posisi di daftar peringkat dunia WTA. Priska Madelyn Nugroho merupakan satu-satunya wakil Indonesia di ajang ini.

Sekaligus salah satu wakil Asia Tenggara yang tampil di sektor ganda dan tunggal. Sayangnya saat berpasangan dengan wakil Jepang, Ikumi Yanazaki Priska harus mengakhiri perjalanannya pada babak perempat final setelah kalah dari pasangan Funa Kozaki/Mao Mushika.

Priska Madelyn Nugroho tampil tenang namun agresif sejak babak awal hingga berhasil menembus babak final tanpa kekalahan berarti. Ia mampu mengatasi tekanan dari lawan-lawan yang memiliki peringkat lebih tinggi maupun yang bermain dengan gaya permainan yang sulit diprediksi.

Di puncak, Priska harus berjuang keras melawan Sakura Hosogi yang dikenal memiliki ketepatan pukulan dan kecepatan gerak yang sangat baik. Ketegangan terus menyertai setiap poin yang diraih, namun ia tidak kehilangan fokus hingga bola terakhir jatuh di sisi lapangan lawan.

Dikutip Nismedia.id dari laman resmi itftennis.com, skor akhir babak final ITF W35 Formosa Cup 2026 seri kedua mencatat 7-6(6), 6-3 untuk kemenangan wakil Indonesia. Keberhasilan ini sekaligus menjadi catatan prestasi terbaru bagi karier profesional petenis kelahiran Jakarta tersebut.

Kemenangan ini akan memberikan dampak positif bagi posisi peringkat dunia Priska yang sempat mengalami fluktuasi pada awal tahun 2026. Dengan tambahan poin yang cukup besar dari gelar juara W35 ini, peluang untuk kembali bersaing di kategori turnamen yang lebih tinggi semakin terbuka lebar.

Gaya permainan Priska kini terlihat lebih matang dan memiliki variasi yang jauh lebih kaya dibandingkan saat pertama kali terjun ke sirkuit profesional. Kemampuan mengubah irama permainan dan memanfaatkan setiap celah pertahanan lawan menjadi senjata utama yang sulit dilumpuhkan.

Prestasi yang diraih di Taipei ini menjadi bukti bahwa tenis Indonesia mampu bersaing di panggung internasional jika dikelola dengan baik dan didukung penuh oleh berbagai pihak terkait. Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan Priska Madelyn Nugroho patut menjadi teladan bagi atlet muda lainnya di seluruh tanah air.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *