
Nismedia.id - Ketua Umum PSSI akhirnya angkat bicara dan Erick Thohir respons kericuhan Persib Bandung yang terjadi di pentas Asia. Insiden memalukan tersebut pecah usai laga melawan Ratchaburi pada babak enam belas besar ajang AFC Champions League Two. Pertandingan penentu yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api itu berakhir dengan situasi yang sama sekali tidak kondusif.
Sikap tegas ditunjukkan saat Erick Thohir respons kericuhan Persib karena laga tersebut berstatus internasional dan disorot oleh banyak negara. Ketegangan bermula dari kekecewaan penonton terhadap sejumlah keputusan wasit yang dinilai sangat merugikan tim tuan rumah. Puncaknya, sejumlah oknum pendukung nekat merangsek masuk ke tengah lapangan setelah peluit panjang dibunyikan.
Kekecewaan Terhadap Kepemimpinan Wasit Asal Arab Saudi
Suasana pertandingan sejatinya sudah mulai memanas sejak babak pertama bergulir akibat beberapa keputusan kontroversial dari pengadil lapangan, Majed Mohammed Al-Shamrani. Emosi para pendukung semakin memuncak ketika gol tuan rumah dianulir serta keluarnya kartu merah untuk Uilliam Barros. Dikutip nismedia.id dari tvOnenews.com, kondisi ini membuat para penonton di tribune melakukan aksi protes keras dengan melempar botol hingga menyalakan petasan.
Meski skuad asuhan Bojan Hodak sukses mengamankan kemenangan tipis pada leg kedua tersebut, hasil itu belum cukup untuk membalikkan keadaan. Mereka harus rela menghentikan langkahnya di kompetisi Asia musim ini karena kalah agregat 1-3 dari wakil Thailand tersebut. Aksi pitch invasion yang dilakukan oknum suporter memaksa pihak keamanan segera mengamankan wasit serta mengarahkan para pemain tim tamu ke ruang ganti demi keselamatan.
Tunggu Keputusan Resmi Dan Penilaian Dari AFC
Menyikapi insiden kurang terpuji di kandang klub kebanggaan warga Jawa Barat tersebut, petinggi federasi sepak bola nasional sangat menyayangkannya. Pria yang juga menjabat sebagai Menpora tersebut menegaskan bahwa kejadian serupa harus diantisipasi dengan lebih ketat, apalagi ini melibatkan konfederasi luar. Terkait potensi hukuman yang akan menanti, ia memilih untuk tidak berspekulasi lebih jauh.
Ia menyatakan akan menyerahkan sepenuhnya proses investigasi dan pemberian sanksi kepada otoritas sepak bola tertinggi di benua kuning. Pihak federasi kini hanya bisa menunggu hasil penilaian resmi dari AFC sebelum mengambil langkah atau memberikan komentar lanjutan terkait nasib klub tersebut. Harapannya, insiden ini menjadi evaluasi berharga agar muruah sepak bola Indonesia tetap terjaga di mata dunia.






