
Nismedia.id - Laga leg pertama perempat final Liga Champions antara Real Madrid melawan Bayern Munchen di Santiago Bernabeu diwarnai oleh sebuah keputusan kontroversial. Tim tuan rumah dipaksa menelan kekalahan 1-2 dari wakil Jerman tersebut usai tertinggal dua gol lebih dulu.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, kini harus memutar otak untuk membalikkan keadaan pada pertemuan kedua nanti. Namun, di luar hasil akhir pertandingan, sorotan utama publik tertuju pada keputusan krusial yang diambil oleh wasit asal Inggris, Michael Oliver.
Kontroversi Tekel Jonathan Tah Kepada Kylian Mbappe
Dikutip nismedia.id dari Bola.net, momen yang memicu perdebatan terjadi pada menit ke-69 saat bek Bayern Munchen, Jonathan Tah, melakukan tekel keras. Bagian bawah sepatu bek asal Jerman tersebut terlihat jelas menghantam betis penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe.
Meski pelanggaran terlihat cukup berbahaya, wasit hanya mengeluarkan kartu kuning untuk pemain tim tamu tersebut. Mantan wasit asal Spanyol, Iturralde Gonzalez, turut memberikan pandangannya terkait keputusan Oliver di atas lapangan.
“Bek itu lolos dari kartu merah karena dia tidak meninggalkan kakinya, melainkan hanya menggesek dari atas ke bawah,” jelas Gonzalez memberikan analisisnya.
Perbedaan Standar Wasit Dan Gol Balasan Real Madrid
Gonzalez juga menambahkan bahwa standar pemberian kartu merah di kompetisi Premier League memang sering kali berbeda jika dibandingkan dengan La Liga. Tidak lama setelah insiden tekel keras tersebut, skuad tuan rumah akhirnya sukses memecah kebuntuan.
Umpan silang mendatar dari Trent Alexander-Arnold sukses dikonversi menjadi gol oleh Mbappe untuk menipiskan jarak. Sayangnya, hasil akhir tetap tidak berubah dan Arbeloa dipastikan kehilangan Aurelien Tchouameni pada laga tandang di Jerman mendatang.






