Krisis Hak Siar Piala Dunia 2026, FIFA Terpaksa Turunkan Harga Di Asia

Krisis Hak Siar Piala Dunia 2026, FIFA Terpaksa Turunkan Harga Di Asia
FIFA dikabarkan akan menurunkan harga hak siar di India dan China. (acehground.com)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Gianni Infantino, menghadapi krisis serius terkait hak siar Piala Dunia 2026. Hingga satu bulan menjelang bergulirnya turnamen, kesepakatan di pasar India dan China belum juga menemui titik terang.

Situasi ini membuat penyelenggara terancam kehilangan akses penonton dari dua pasar terbesar dunia tersebut. Minimnya minat penyiar lokal memaksa federasi untuk mempertimbangkan penurunan harga jual hak siar secara drastis.

Pasar Lesu Di India Dan China

Di India, dominasi olahraga kriket membuat persaingan industri penyiaran sepak bola menjadi sangat terbatas. Sementara itu, di China, perbedaan zona waktu serta keterbatasan anggaran stasiun televisi lokal membuat negosiasi berjalan sangat alot dan tak kunjung usai.

Dikutip nismedia.id dari Bola.net, FIFA dikabarkan telah mengirimkan delegasi tingkat tinggi ke Beijing. Langkah darurat ini diambil untuk segera mencari solusi penyesuaian harga sebelum turnamen resmi dimulai.

Peringatan Komersial Untuk Federasi

Anggota Komite Eksekutif Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Shaji Prabhakaran, turut menyoroti kebuntuan negosiasi yang sedang terjadi. Ia menilai situasi tersebut harus segera diselesaikan dengan sangat hati-hati demi menjaga kelangsungan finansial kompetisi.

“Masalah utamanya adalah tidak ada kompetisi nyata di pasar penyiaran olahraga India saat ini, karena kriket tetap menjadi fokus primer bagi mereka,”

“Nilai dari sebuah produk harus tetap dilindungi atau akan ada konsekuensi panjang bagi organisasi,”

Pihak federasi dan Infantino kini dituntut untuk segera mengambil keputusan strategis sebelum kick-off pertandingan pertama demi menyelamatkan jangkauan audiens global mereka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *