
Nismedia.id - Kroasia mengakhiri babak penyisihan Grup L Piala Dunia 2026 dengan hasil positif setelah mengalahkan Ghana dengan skor akhir 2-1. Sepanjang jalannya laga, intensitas permainan tetap tinggi tanpa ada pihak yang mau mengalah begitu saja di lapangan.
Sejak peluit awal berbunyi, kedua tim langsung saling serang dan berusaha mendominasi jalannya permainan di tengah lapangan. Kroasia tampak lebih tenang dalam mengatur ritme serangan, sementara Ghana mengandalkan kecepatan pemain sayap untuk merobek pertahanan lawan.
Upaya pembukaan skor terus dilakukan dari kedua sisi, namun baru pada menit ke-31 gol berhasil tercipta lewat aksi tajam Petar Sučić yang berhasil memanfaatkan celah di pertahanan lawan. Umpan pendek yang terjalin rapi di depan kotak penalti.
Memasuki babak kedua, Ghana tampil lebih berani maju ke depan dan menekan wilayah pertahanan Kroasia secara terus-menerus. Pergantian pemain dan penyesuaian taktik dilakukan pelatih untuk memperlebar ruang gerak penyerang.
Tekanan yang terus-menerus diberikan akhirnya berbuah hasil bagi tim Afrika tepat pada menit ke-73 pertandingan berjalan. Derrick Luckassen berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan momen bola liar.
Kedudukan imbang ini memaksa kedua tim kembali mengubah strategi guna mencari gol penentu kemenangan sebelum waktu normal berakhir. Suasana di lapangan menjadi semakin panas dengan banyaknya adu tembak di sekitar area penting kedua gawang.
Ketegangan tersebut akhirnya terpecahkan kembali sepuluh menit menjelang berakhirnya waktu pertandingan yang dijadwalkan. Dikutip Nismedia.id dari akun media sosial resmi Instagram @hns_cff, Nikola Vlašić mencetak gol penentu pada menit ke-83.
Setelah gol kedua itu tercipta, Ghana berusaha mati-matian mencari peluang untuk menyamakan kedudukan kembali di sisa waktu yang tersisa. Serangan demi serangan dilancarkan dengan lebih terbuka, namun barisan pertahanan Kroasia tampak semakin terorganisir.
Kroasia kemudian memilih untuk memperketat pertahanan sekaligus memperlambat ritme permainan agar sisa waktu dapat berlalu dengan aman hingga peluit akhir. Setiap pergantian pemain yang dilakukan bertujuan menjaga kebugaran.
Skor akhir tetap tertahan di angka 2-1 hingga wasit menghentikan seluruh jalannya pertandingan secara resmi. Kemenangan ini menjadi langkah awal yang sangat berharga bagi Kroasia dalam persaingan ketat di Grup Piala Dunia 2026.






