Kursi Pelatih Persebaya Masih Kosong, Agen Bantah Tegas Bernardo Tavares Merapat

Kursi Pelatih Persebaya Masih Kosong, Agen Bantah Tegas Bernardo Tavares Merapat
Bernardo Tavares saat masih melatih PSM Makassar. Sumber Gambar: goal.com
Promo Allegiant

Nismedia.id - Kursi pelatih kepala Persebaya Surabaya tampaknya benar-benar menjadi “kursi panas” yang paling disorot di kancah sepak bola nasional saat ini. Pasca manajemen Bajul Ijo resmi mengakhiri kerja sama dengan Eduardo Perez, bursa pelatih langsung bergejolak.

Satu nama yang paling santer disebut-sebut akan merapat ke Kota Pahlawan adalah Bernardo Tavares. Pelatih berpaspor Portugal ini dianggap sebagai sosok ideal untuk membangkitkan mentalitas pemenang di skuad Green Force. Bukan tanpa alasan, rekam jejaknya yang impresif saat membawa PSM Makassar menjuarai liga domestik menjadi jaminan mutu yang membuat Bonek penasaran dan menaruh harapan tinggi.

Terlebih lagi, status free agent yang disandang Tavares sejak meninggalkan Juku Eja awal Oktober 2025 membuat spekulasi kian kencang. Media sosial pun dipenuhi klaim bahwa sang pelatih tinggal selangkah lagi diperkenalkan.

Agen Angkat Bicara: Tidak Ada Kesepakatan dengan Persebaya

Namun, di tengah euforia dan tingginya ekspektasi publik Surabaya, kabar kurang sedap justru datang dari pihak yang paling valid. Azmi Ponti, agen resmi Bernardo Tavares, akhirnya angkat bicara untuk meluruskan benang kusut informasi yang beredar.

Melalui unggahan resmi di akun Instagramnya, @aps.footballagent, Azmi memberikan bantahan tegas. Klarifikasi ini seketika mematahkan spekulasi yang sudah tak terkendali.

“Perlu saya luruskan bahwa informasi tersebut tidaklah benar,” tegas Azmi dalam pernyataan tertulisnya, seperti dikutip dari laporan Bola.com.

Lebih lanjut, Azmi menjelaskan keberadaan sang pelatih saat ini yang jauh dari sorotan sepak bola Indonesia.

“Saat ini Coach Bernardo Tavares berada di Portugal untuk menikmati perayaan Natal dan akhir tahun bersama keluarga,” tambahnya.

Pernyataan ini secara implisit menegaskan bahwa tidak ada negosiasi darurat yang sedang terjadi di Surabaya. Tavares memilih menikmati waktu berkualitas (quality time) di kampung halamannya ketimbang buru-buru mengambil pekerjaan baru jelang akhir tahun.

Bebas Transfer, Bukan Berarti Merapat

Dalam lanjutan keterangannya, sang agen juga ingin memastikan agar tidak ada pihak yang merasa tertipu oleh informasi palsu (hoaks). Ia menegaskan status profesional kliennya saat ini.

“Dan saya pertegas kembali, saat ini Coach Bernardo Tavares masih berstatus tanpa klub dan belum menandatangani kontrak apapun dengan klub manapun di Indonesia ataupun di luar Indonesia,” pungkas Azmi.

Kalimat ini memiliki dua makna. Pertama, harapan Tavares ke Persebaya untuk saat ini tertutup rapat. Kedua, karena statusnya masih free agent, peluangnya kembali ke Indonesia di masa depan (mungkin musim depan atau setelah tahun baru) sebenarnya masih terbuka, namun tidak dalam waktu dekat ini.

Manajemen Bungkam, Spekulasi Kian Memanas

Bantahan dari kubu Tavares membuat manajemen Persebaya kembali menjadi sorotan. Hingga artikel ini diturunkan, manajemen Bajul Ijo masih memilih aksi “tutup mulut”. Belum ada pernyataan resmi mengenai siapa kandidat lain yang sedang dibidik, atau kriteria spesifik apa yang dicari untuk menggantikan Eduardo Perez.

Sikap diam ini justru memicu bursa spekulasi baru. Jika bukan Tavares, lantas siapa? Apakah pelatih asing yang baru pertama kali ke Indonesia, atau pelatih lokal berpengalaman? Nama-nama alternatif pun mulai bermunculan di forum-forum suporter, menambah dinamika teka-teki nakhoda baru Persebaya.

Ujian di Depan Mata: Fokus Lawan Bhayangkara

Sembari menunggu drama pencarian pelatih ini usai, roda kompetisi tidak bisa menunggu. Skuad Persebaya harus tetap fokus menatap laga di depan mata.

Saat ini, kendali tim dipegang penuh oleh Direktur Teknik, Uston Nawawi, yang kembali dipercaya sebagai pelatih caretaker. Sosok legenda hidup Persebaya ini memiliki tugas berat menjaga stabilitas ruang ganti di tengah ketidakpastian pelatih kepala.

Ujian terdekat sudah menanti. Persebaya dijadwalkan melakoni laga tandang yang cukup berat melawan Bhayangkara FC. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, pada Jumat besok (28/11/2025).

Bagi Bonek, siapa pun pelatihnya nanti adalah urusan manajemen. Namun untuk laga besok, tiga poin adalah harga mati demi menjaga posisi tim di klasemen sementara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *