Laga Alot! Adnan/Indah Gagal Kalah dari Unggulan Kedua di Perempat Final Daihatsu Indonesia Masters 2026

Laga Alot! Adnan/Indah Gagal Kalah dari Unggulan Kedua di Perempat Final Daihatsu Indonesia Masters 2026
Potret Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil (Instagram: @badmintalk_com)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Daihatsu Indonesia Masters 2026 berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, dari tanggal 20 hingga 25 Januari. Ganda campuran, Adnan/Indah harus mengakui unggulan kedua dunia asal China di ajang Perempat Final Daihatsu Indonesia Masters 2026.

Turnamen BWF World Tour Super 500 Daihatsu Indonesia Masters 2026 memiliki total hadiah US$500.000. Pertandingan berlangsung selama 56 menit dengan skor akhir 20-22, 21-14, 19-21. Kedua pasangan menunjukkan permainan yang ketat dan penuh perjuangan di setiap gim.

Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil menjadi wakil Indonesia pertama yang gagal di babak perempat final. Mereka harus mengakui keunggulan ganda campuran unggulan kedua dunia, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin dari China.

Adnan/Indah yang berada di peringkat 24 dunia sempat menunjukkan kemampuan mereka di set kedua. Mereka mampu mengendalikan alur permainan dan mengembalikan kedudukan dengan skor 21-14 seperti dikutip Nismedia.id dari laman bwfworldtour.bwfbadminton.com.

Set pertama berjalan sangat ketat dengan pergantian keunggulan antar pasangan. Jiang/Wei berhasil merebut poin-poin krusial di akhir gim untuk menang 22-20. Di set ketiga, kedua pasangan bersaing erat hingga skor berjalan menyusul. Adnan/Indah sempat mendekati kedudukan, namun akhirnya terpojok di skor 19-21.

Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin merupakan pasangan yang memiliki rekam jejak impresif. Mereka pernah mencapai peringkat pertama dunia pada Maret 2025 lalu dan meraih medali di Kejuaraan Dunia serta Kejuaraan Asia.

Sebelum memasuki babak perempat final, Adnan/Indah telah menunjukkan performa yang menjanjikan. Mereka berhasil menaklukkan wakil Malaysia Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie pada babak pertama dan pasangan Korea Selatan Lee Jong Min/Lee Yu Lim di babak kedua.

Kemenangan atas Goh/Lai pada 21 Januari lalu menjadi revans bagi  Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil. Pada pertemuan sebelumnya di Korea Open 2025, mereka harus mengakui kekalahan dari pasangan Malaysia tersebut.

Indah Cahya Sari Jamil sebelumnya mengungkapkan bahwa kunci kemenangan mereka terletak pada kemampuan menjaga fokus dan ketenangan. Adnan Maulana juga menegaskan pentingnya disiplin dalam menjalankan strategi permainan.

Meskipun gagal melangkah lebih jauh, kontribusi Adnan/Indah bagi badminton Indonesia tetap patut diapresiasi. Mereka telah menunjukkan semangat juang tinggi dan kemampuan bertanding yang baik di depan publik tuan rumah. Harapan untuk meraih gelar di sektor ganda campuran kini bergantung pada kemungkinan wakil Indonesia lainnya yang masih bertanding. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *