
Nismedia.id - Kiper andalan Timnas Spanyol, Unai Simon mencatatkan sejarah baru di kancah sepak bola dunia. Penjaga gawang yang membela klub Athletic Bilbao ini berhasil menembus rekor Walter Zenga di Piala Dunia.
Pertandingan di babak 32 Piala Dunia 2026 menjadi momen krusial bagi kiper berusia 29 tahun tersebut. Ia berhasil menahan gawangnya tetap bersih sepanjang laga. Penampilan tenang dan pembacaan permainan yang akurat menjadi kunci keberhasilannya.
Kini, nama Unai Simon tercatat sebagai kiper dengan rentang waktu terlama tanpa kebobolan sepanjang penyelenggaraan Piala Dunia. Ia berhasil mengumpulkan total 519 menit bermain tanpa satu pun gawangnya dibobol lawan. Angka ini melampaui rekor Walter Zenga sejak Piala Dunia 1990.
Rekor milik Walter Zenga sebelumnya berdiri kokoh selama lebih dari tiga dekade. Kiper yang dijuluki Tembok Turin itu pernah mencatatkan 517 menit tanpa kebobolan saat membela Timnas Italia.
Dikutip Nismedia.id dari unggahan akun Instagram resmi @sefutbol, pencapaian luar biasa ini baru saja terkonfirmasi usai pertandingan berakhir. Unggahan itu pun langsung menyebar luas dan memancing berbagai reaksi dari penggemar sepak bola di seluruh dunia.
“Kiper Timnas Spanyol melampaui legenda Walter Zenga dan mencetak rekor tanpa kekalahan di Piala Dunia dalam 519 menit,” keterangan dalam akun @sefutbol.
Pihak Athletic Bilbao turut memberikan apresiasi tinggi atas prestasi yang diraih anak asuhnya tersebut. Melalui akun Instagram resmi, manajemen klub menyatakan bangga melihat Simon mampu membawa nama baik tim dan negara di panggung internasional.
“Setelah seri tanpa gol d Piala Dunia, Unai Simon menjadi kiper dengan jumlah menit tanpa kekalahan berturut-turut dalam sejarah Piala Dunia. Kiper kami telah lolos ke perempat final bersama Timnas Spanyol,” tulisnya dalam keterangan @athleticclub.
Meski begitu, tantangan berat masih menanti Unai Simon dan kawan-kawan di sisa laga Piala Dunia ini. Lawan yang akan dihadapi di babak selanjutnya memiliki daya serang yang jauh lebih variatif dan mematikan.






