
Nismedia.id - Polemik besar yang melibatkan Manchester City dan Premier League terus memanas di tengah masyarakat sepak bola dunia. Legenda Liverpool, Jamie Carragher memberikan pandangannya yang menohok mengenai posisi Citizens dalam kancah sepak bola Inggris.
Pernyataan ini muncul di tengah gelombang diskusi luas menyusul vonis bersalah yang dijatuhkan kepada Manchester City atas pelanggaran aturan keuanga Premier League. Banyak pihak berspekulasi bahwa sanksi berat seperti penurunan divisi atau pencabutan gelar dapat merusak citra dan daya tarik Liga Inggris secara keseluruhan.
Menurut Jamie Carragher, hanya ada empat klub yang dianggap sebagai pilar utama yang membentuk fondasi Premier League selama bertahun-tahun. Keempat klub itu adalah Liverpool, Manchester United, Arsenal, dan Chelsea. Kehilangan salah satu dari klub-klub inilah yang justru akan membuat penggemar kehilangan minat terhadap liga tersebut, bukan sebaliknya.
“Hanya Liverpool, Manchester United, Arsenal, dan Chelsea yang akan membuat orang kehilangan minat pada Liga Premier jika mereka dihapus. Tidak ada yang akan berhenti menonton liga karena Man City terdegradasi atau dihapus,” jelasnya dikutip Nismedia.id dari Twitter @FullTimeX_.
Ia juga menyoroti perbedaan mendasar antara kesuksesan yang diraih dan status sebagai bagian dari inti sejarah sepak bola Inggris. Diketahui, klub tersebut mendapatkan 8 gelar juara dan 6 gelar terakhirnya diperoleh pada era Pep Guardiola.
“Mereka bisa sukses tapi mereka tidak bisa menjadi inti dari klub-klub Premier League terhebat, itulah perbedaan besar,” lanjut Carragher.
Jamie Carragher kemudian mengingatkan kembali sejarah kehadiran penonton di stadion Manchester City sebagai bukti pernyataannya. Pernyataan ini memicu perdebatan hangat di kalangan pengamat sepak bola dan penggemar di seluruh dunia.
“Lima belas tahun lalu, kehadiran di kandang City hanya 1.000, jadi, apa yang membuatmu berpikir Premier League akan rugi jika mereka terdegradasi?” ujarnya.
Man City sendiri merespons polemik ini dengan menyatakan bahwa mereka berhak membela diri dan akan terus berjuang membuktikan ketidakbersalahan mereka. Klub menegaskan bahwa mereka tidak pernah melanggar aturan dan vonis yang dijatuhkan tidak memiliki dasar yang kuat. Sementara itu, proses hukum dan pembahasan mengenai sanksi apa yang akan dijatuhkan masih terus berjalan.
Jamie Carragher juga menegaskan bahwa pandangannya bukan berarti ia meremehkan pencapaian yang telah diraih Manchester City dalam satu dekade terakhir. Ia mengakui bahwa City telah membangun tim yang sangat sukses di lapangan hijau. Namun, kesuksesan tersebut menurutnya belum tentu setara dengan warisan sejarah yang dimiliki oleh klub-klub raksasa lainnya.






