Levante Bekuk Sevilla di Menit Terakhir, Meski Sempat Bermain dengan 10 Pemain

Levante Bekuk Sevilla di Menit Terakhir, Meski Sempat Bermain dengan 10 Pemain
Potret Levante yang tahan imbang Sevilla (Instagram: @levanteud)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Pertandingan antara Levante dan Sevilla di pekan kesembilan La Liga 2026-2027 berakhir dengan skor imbang mendebarkan 3-3 di Estadio Ciudad de Valencia. Kedua tim saling bertukar serangan dan menunjukkan mentalitas pantang menyerah yang tinggi sepanjang 90 menit lebih tambahan waktu.

Sevilla tampil mengejutkan sejak awal dan langsung mencetak gol pembuka pada menit ke-13. Robbie Ure berhasil memanfaatkan celah di pertahanan Levante dengan tembakan jarak dekat yang tak terjangkau kiper lawan. Keunggulan ini membuat Sevilla lebih percaya diri dalam mengendalikan permainan, sementara Levante berusaha menyusun serangan balasan secara perlahan.

Hingga memasuki babak kedua, Sevilla berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-54 melalui Félix Correia. Ia melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang mengarah ke pojok gawang. Kembali tertinggal dua gol membuat Levante terpaksa mempercepat ritme permainan dan memperbanyak serangan ke area pertahanan lawan.

Tekanan yang terus diberikan Levante akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-57. Iván Romero berhasil menyambar bola muntah di depan gawang setelah umpan silang dari sisi kanan. Gol ini mengembalikan semangat tuan rumah yang mulai tampil lebih berani menekan ke area pertahanan Sevilla.

Memasuki masa tambahan waktu babak kedua, ketegangan semakin meningkat di kedua kubu. Pada menit ke-90+2, Adrián de la Fuente menjadi pahlawan sementara bagi Levante dengan sundulan keras menyambut umpan silang dari sudut lapangan. Skor berubah menjadi imbang 2-2 dan suporter tuan rumah bersorak gembira melihat perjuangan timnya membuahkan hasil.

Namun, drama belum berakhir di sana. Tepat tiga menit kemudian, pada menit ke-90+5, Isaac Romero mencetak gol untuk Sevilla yang seolah-olah menutup kemenangan bagi tim tamu. Ia menyambut umpan terobosan dengan tenang dan melepaskan tembakan yang masuk ke sudut gawang. Suporter Sevilla di tribun langsung bersorak riang, yakin tiga poin akan dibawa pulang.

Namun, kebahagiaan Sevilla hanya bertahan singkat. Satu menit setelah mencetak gol, Isaac Romero menerima kartu merah langsung dari wasit akibat perilaku yang dianggap tidak pantas setelah mencetak gol. Ia terlihat melakukan perayaan yang melanggar aturan wasit, sehingga harus meninggalkan lapangan lebih awal dan Sevilla terpaksa menyelesaikan pertandingan dengan sepuluh pemain.

Bermain dengan satu pemain kurang, Sevilla kini tertekan di area pertahanan sendiri. Levante yang menyadari keunggulan jumlah pemain terus melakukan pengejaran dan menumpuk pemain di area depan. Wasit memberikan tambahan waktu yang cukup lama akibat berbagai gangguan yang terjadi di lapangan.

Pada menit ke-90+10, tepat saat suporter mulai bersiap pulang, Ifeanyi Ndukwe menjadi penyelamat bagi Levante. Ia berhasil menyambar bola liar di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan yang tak terjangkau kiper Sevilla. Stadion Ciudad de Valencia meledak dengan sorak sorai saat bola masuk ke gawang, mengubah skor menjadi imbang 3-3 di detik-detik terakhir.

Hasil imbang ini terasa spesial bagi Sevilla yang sebelumnya menelan kekalahan telak 1-3 dari Barcelona di kandang sendiri pada 20 September 2026. Kala itu, Raphinha tampil luar biasa dengan mencetak hattrick yang menenggelamkan Sevilla di kandang sendiri.

Sumber: levanteud

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *