
Nismedia.id - Nama pelatih kepala RC Strasbourg Alsace, Liam Rosenior, mendadak mencuat sebagai kandidat terkuat untuk mengisi posisi Manajer Chelsea. Isu ini kian memanas setelah mantan juru taktik Hull City tersebut dilaporkan telah mendarat di London. Kehadirannya di ibu kota Inggris santer dikaitkan dengan rencana manajemen The Blues untuk menggantikan posisi Enzo Maresca.
Enzo Maresca resmi meninggalkan Chelsea FC pada awal tahun 2026, setelah bersama 18 bulan. Rosenior dianggap cocok menduduki posisi Enzo Maresca karena sosoknya termasuk pribadi yang berani mengambil resiko demi perkembangan karirnya.
Menurut Wayne Rooney, Liam Rosenior ini cocok berada di klub-klub besar seperti Chelsea karena memiliki sikap ambis dan kepercayaan diri yang tinggi. Rosenior hampir membawa Hull City ke zona play-off Championship sebelum berkarir bersama Strasbourg.
Mantan legenda Manchester United, Wayne Rooney mengaku yakin dengan kapasitas Liam Rosenior. Mengingat, Wayne Rooney dan Liam Rosenior ini sempat bekerja bersama di Klub Derby County ketika klub sedang menghadapi masa-masa sulit.
Hubungan profesional antara Wayne Rooney dan Liam Rosenior tidak sekadar atasan dan bawahan. Rosenior memiliki peran penting dalam perkembangan Rooney sebagai pelatih saat masih aktif di pinggir lapangan. Rooney saat itu lebih fokus pada manajemen tim dan hubungan dengan pemain. Serta menjadi sosok sentral dalam aspek teknis dan metodologi latihan.
Dikutip Nismedia.id dari laman espn.com, Liam Rosenior belum melakukan kesepakatan dengan Chelsea terkait posisi sebagai pelatih kepala hingga laga Strasbourg vs Nice. Liam Rosenior ke London bersama presiden Strasbourg, Marc Keller dan direktur olahraga, David Weir. Kabarnya kesepakatan Rosenior dengan Chelsea kemungkinan akan diumumkan dalam beberapa hari kedepan atau sebelum pertandingan Strasbourg vs Fulham.
Saat ini kursi pelatih kepala Chelsea diisi oleh tim pelatih U-21, Calum McFarlane. Dirinya diminta untuk naik jabatan dan memimpin pertandingan tim senior Chelsea vs Manchester City 5 Januari dini hari. Penunjukan posisi ini cukup mengejutkan bagi Calum McFarlane mengingat, sosoknya dalam perjalanan ke pertunjukkan lampu di Windsor bersama keluarganya.
Setelah mendapatkan panggilan tersebut, Calum McFarlane pun segera menuju markas, sedangkan keluarganya tetap melanjutkan agenda liburan di Windsor. Setibanya di sana, manajemen menjelaskan situasi yang terjadi dan menugaskannya mempersiapkan tim untuk menghadapi Manchester City.






