Manchester City Mengaku Terkejut Usai Dinyatakan Bersalah, Siapkan Bukti Untuk Mengajukan Banding Resmi

Manchester City Mengaku Terkejut Usai Dinyatakan Bersalah, Siapkan Bukti Untuk Mengajukan Banding Resmi
Promo Allegiant

Nismedia.id - Manajemen Manchester City menyatakan rasa kecewa dan terkejut setelah Komisi Independen Premier League resmi menyatakan mereka bersalah atas dugaan pelanggaran aturan finansial. Klub berjuluk The Cityzens tersebut dinilai terbukti melakukan pelanggaran regulasi keuangan yang mencakup periode sembilan musim dari tahun 2009 hingga 2018.

Kendati putusan bersalah telah diumumkan, kubu juara bertahan tersebut tetap menegaskan bahwa mereka tidak melakukan kesalahan sebagaimana yang dituduhkan. Pihak manajemen kini bergegas menyiapkan seluruh berkas penunjang untuk menempuh jalur hukum lanjutan sebelum tenggat waktu yang ditentukan.

Sikap Resmi Dan Rencana Banding Manchester City

Pihak manajemen klub menegaskan bakal memanfaatkan seluruh mekanisme hukum yang tersedia untuk menganulir keputusan dari komisi independen tersebut. Seperti dikutip nismedia.id dari Bola.com, klub menilai bahwa putusan yang dikeluarkan mengandung kesalahan material yang cukup fatal, baik dari sudut pandang hukum, prinsip, maupun fakta di lapangan.

“Manchester City FC kecewa dan terkejut dengan putusan Komisi Premier League yang dipublikasikan hari ini. Klub tidak bersalah atas tuduhan yang diajukan Premier League dan memiliki bukti komprehensif serta tidak terbantahkan untuk mendukung seluruh posisi kami,” tulis pernyataan resmi klub.

Batas waktu pengajuan berkas keberatan tersebut telah ditetapkan hingga awal Oktober mendatang demi meninjau ulang seluruh poin dakwaan. Pihak klub bertekad untuk bertindak proaktif melalui forum regulasi maupun badan hukum yang berwenang demi membersihkan nama baik organisasi.

Proses Penentuan Sanksi Dan Tuduhan Sponsor

Di sisi lain, putusan bersalah tersebut belum secara otomatis memicu jatuhnya hukuman disiplin maupun sanksi pengurangan poin bagi tim. Premier League masih harus menggelar persidangan terpisah yang berlangsung secara tertutup dan rahasia untuk menentukan bentuk hukuman yang tepat.

Dalam laporan temuan Komisi Independen, klub terbukti melakukan skema sham deals atau kesepakatan sponsor palsu dengan sejumlah mitra komersial. Praktik tersebut dinilai sebagai bentuk pendanaan terselubung karena perusahaan mitra hanya membayar sebagian kecil dari nilai kontrak resmi yang tertera.

Manajemen klub memilih untuk tidak memberikan komentar lebih rinci mengenai tuduhan kesepakatan sponsorship tersebut hingga seluruh tahapan persidangan selesai. Mereka optimistis bahwa bukti-bukti komprehensif yang dimiliki akan mampu membantah seluruh temuan komisi pada proses persidangan berikutnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *