
Nismedia.id - Manchester City resmi menyelesaikan proses kepindahan gelandang Timnas Argentina, Enzo Fernandez, dari Chelsea pada bursa transfer musim panas 2026. Pemain berusia 25 tahun tersebut sepakat menandatangani kontrak jangka panjang berdurasi 5 tahun yang mengikatnya di Stadion Etihad hingga musim panas 2031.
Langkah besar ini diambil Manchester City guna memperkuat kedalaman skuad dalam mengarungi persaingan ketat di kompetisi domestik maupun Eropa. Bintang asal Amerika Selatan itu dinilai memiliki kapasitas teknis serta pengalaman matang di level tertinggi sepak bola dunia.
Antusiasme Enzo Fernandez Menyambut Tantangan Baru
Gelandang serbabisa tersebut mengaku sangat bahagia dapat menjadi bagian dari klub tersukses di Liga Inggris dalam beberapa musim terakhir, dikutip nismedia.id dari Bola.net. Mantan pemain Benfica ini menegaskan komitmennya untuk langsung memberikan kontribusi maksimal dan mempertahankan tradisi juara yang sudah terbangun kokoh.
“Manchester City adalah klub paling sukses di Inggris dalam beberapa waktu terakhir. Setiap pemain ingin menjadi bagian dari klub seperti ini karena semua orang tahu betapa baiknya City dikelola,” kata Fernandez.
Mantan penggawa Defensa y Justicia itu menambahkan bahwa dirinya berjanji akan terus bekerja keras dalam setiap sesi latihan maupun pertandingan resmi. Ia optimistis gaya permainan agresif dan etos kerja tingginya dapat memberikan dampak positif bagi stabilitas permainan tim barunya.
Pujian Hugo Viana untuk Kualitas Enzo Fernandez
Direktur Sepak Bola Manchester City, Hugo Viana, menyambut antusias kedatangan sang gelandang yang dianggap memenuhi kriteria pemain kelas dunia. Viana menilai atribut yang dimiliki mantan pemain River Plate tersebut sangat komplet untuk mengisi posisi vital di lini tengah.
“Di Manchester City, kami selalu berusaha mendatangkan pemain kelas dunia dan Enzo memenuhi kriteria tersebut. Dia adalah gelandang komplet: memiliki kemampuan teknis, pekerja keras, tangguh, dan mampu mencetak gol,” beber Viana.
Kehadiran peraih gelar Piala Dunia 2022 dan Copa America 2024 ini diharapkan mampu memberikan variasi taktik yang fleksibel, baik saat menerapkan strategi possession maupun counter-attack. Manajemen meyakini mentalitas juara sang pemain akan membawa dampak signifikan bagi keberlanjutan prestasi klub.






