
Nismedia.id - Dunia sepak bola kembali berduka atas meninggalnya mantan penjaga gawang Arsenal, Alex Manninger. Legenda klub tersebut dikabarkan menghembuskan napas terakhir pada Kamis, 16 April 2026.
Manninger yang kini berusia 48 tahun meninggal dunia akibat insiden kecelakaan yang menimpanya. Peristiwa naas itu terjadi saat ia sedang melintas di sebuah perlintasan kereta api. Kondisi kesehatan maupun aktivitasnya sebelum kejadian belum diketahui secara pasti hingga berita ini diturunkan.
Dikutip Nismedia.id dari laman OneFootball.com, korban diketahui sedang melewati palang pintu perlintasan yang sedang dalam posisi terbuka rendah. Tiba-tiba, sebuah kereta api lokal melaju dengan kencang dan tidak dapat menghindar sehingga terjadi benturan keras.
Insiden tragis ini memicu keprihatinan luas di kalangan pecinta sepakbola. Laporan awal menyebutkan bahwa kecelakaan itu terjadi secara mendadak dan meninggalkan sedikit kesempatan bagi korban untuk menyelamatkan diri. Pihak berwenang langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan lebih lanjut.
Hingga saat ini, kepolisian setempat masih mendalami kasus kecelakaan tersebut secara menyeluruh. Mereka sedang mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan dari berbagai sumber untuk mengetahui penyebab pasti dari musibah ini.
Manninger dikenal sebagai sosok kiper yang handal selama masa karirnya bersama Arsenal. Ia membela klub London Utara tersebut pada periode 1997 hingga 2002. Selama di sana, ia berhasil mencatatkan sejumlah penampilan impresif dan menjadi bagian penting dari skuad yang meraih berbagai prestasi membanggakan.
Keahliannya dalam menggagalkan serangan lawan membuatnya mendapatkan tempat khusus di hati para suporter. Gaya mainnya yang tenang namun tegas sering menjadi kunci keselamatan gawang The Gunners pada masa itu.
Selain di Arsenal, karir sepakbolanya juga membawanya menjajal kompetisi di berbagai negara lain. Pengalamannya bermain di level tertinggi Eropa membuatnya memiliki jam terbang yang sangat tinggi. Banyak generasi muda kiper yang menjadikan perjalanan karirnya.






