
Nismedia.id - PSSI Prancis (Federation Francaise de Football) dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan dengan mantan nahkoda Real Madrid, Zinedine Zidane untuk menjadikannya pelatih Timnas Prancis. Informasi mengenai kesepakatan ini muncul dari jurnalis Italia, Fabrizio.
Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) telah melakukan serangkaian negosiasi dengan pihak Zinedine Zidane selama beberapa bulan terakhir. Proses komunikasi lisan dilakukan secara rahasia untuk menghindari gangguan pada kinerja Timnas Prancis saat ini.
Zidane merupakan legenda sepak bola Prancis yang pernah membawa Les Bleus meraih gelar juara Piala Dunia tahun 1998 dan Piala Eropa tahun 2000. Setelah pensiun sebagai pemain, ia membuktikan kemampuannya sebagai pelatih dengan membawa Real Madrid meraih tiga gelar Liga Champions secara berturut-turut.
Les Bleus adalah julukan yang melekat pada Timnas Prancis. Tim ini saat ini masih diperkuat oleh sejumlah pemain kelas dunia seperti Kylian Mbappé dan Antoine Griezmann. Kinerja mereka dalam turnamen internasional menjadi sorotan utama sebelum kedatangan pelatih baru.
Zidane direncanakan akan mulai menangani Les Bleus setelah berakhirnya Piala Dunia 2026. Periode tunggu ini dimaksudkan untuk memberikan waktu yang cukup bagi pelatih saat ini untuk fokus pada persiapan dan pertandingan di ajang tersebut. FFF juga ingin memastikan transisi kepelatihan berjalan dengan lancar tanpa gangguan.
Dikutip Nismedia.id dari Twitter @idextratime, situasi mengganti pelatih Timnas saat tim tersebut sedang mendapatkan tren positif ternyata mengingatkan pada insiden pergantian nahkoda Tim Garuda senior pada Januari 2025 lalu.
Pemilik akun Twitter @ban**l__24 protes dan terheran dengan langkah mengganti pelatih ketika pelatih yang menjabat saat ini sedang membawa tren positif untuk Timnas Prancis di Piala Dunia 2026.
“Lah lucu banget. Kalau pelatih yang sekarang mampu membawa Prancis menang gimana?” tulis @ban**l__24 dalam komentar.
Sementara netizen lain malah mengingat-ngingat momen yang sama pada Timnas Indonesia yang mengganti Shin Tae Yong dengan Patrick Kluivert saat pelatih Korea Selatan itu sedang membuat tren positif untuk Tim Garuda.
“Waktu yang tepat nih PSSI Prancis. Awal Ramadhan kalian gunakan buat ganti pelatih apalagi grafik tim lagi positif. Nanti di Instagram bisa upload foto Zidane pakai caption ‘ini adalah tim kepelatihan terbaik yang pernah kita miliki’,” tulis @teg**ajasih.
Membalas komentar @teg**ajasih, @**rfan*aulana membalas tanpa menyebutkan siapa yang dimaksud oleh pembuat komentar.
“Kaya pernah kenal kata-kata ini tapi dimana ya?” balasnya di dalam postingan Twitter @idextratime.
Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan secara bersama-sama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Ajang ini dijadwalkan berlangsung pada bulan Juli hingga Agustus tahun depan. Timnas Prancis bertekad untuk mempertahankan atau meningkatkan prestasi mereka setelah menjadi juara pada edisi 2018 dan runner-up pada 2022.
Kesepakatan lisan antara FFF dan Zidane mencakup beberapa poin penting terkait durasi kontrak dan target prestasi. Federasi telah menyatakan komitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada Zidane dan timnya. Rencana pembangunan skuad jangka panjang juga menjadi bagian dari kesepakatan awal tersebut.
Zidane sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait kabar ini. Ia masih fokus pada aktivitasnya saat ini dan menghormati masa jabatan pelatih yang sedang menjabat. Namun, sumber dekat dengan keluarga Zidane menyatakan bahwa ia sangat bangga dapat memiliki kesempatan untuk melatih timnas negara sendiri.
Pelatih saat ini Timnas Prancis, Didier Deschamps telah mengetahui rencana penggantian ini sejak beberapa waktu lalu. Ia telah menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dalam proses transisi. Deschamps akan tetap fokus pada tugasnya untuk membawa Les Bleus bersaing di Piala Dunia 2026.
Masyarakat sepak bola Prancis dan dunia merespons kabar ini dengan antusias. Banyak pihak yang berharap kedatangan Zidane dapat membawa nuansa baru dan prestasi gemilang bagi Les Bleus. Dukungan dari penggemar juga menjadi modal penting untuk keberhasilan program kepelatihan yang akan datang.






