
Nismedia.id - Masalah deployment baterai lagi-lagi dialami oleh Ferrari pada saat-saat krusial di turnamen Formula 1 (F1). Kali ini menimpa Charles Leclerc di sesi Sprint Qualifying (SQ3) GP Tiongkok dan membuatnya cuma bisa start P6 untuk Sprint besok.
Ketika Lewis Hamilton bisa lebih kencang 0,9 detik dari catatan waktunya di SQ2, Leclerc hanya bisa improve tidak sampai 0,1 detik. Perbedaan yang signifikan ini langsung menarik perhatian, terutama karena kedua pembalap menggunakan mobil yang sama dari tim Scuderia Ferrari.
Charles Leclerc sendiri mengungkapkan penyebab di balik penurunan performanya tersebut. Sosok yang menempati posisi keenam itu menyebut bahwa dia kehilangan sampai setengah detik di lurusan karena masalah deployment baterai yang terjadi pada akhir sesi SQ3.
Dikutip Nismedia.id dari laman formula1.com, Lewis Hamilton mencatatkan waktu yang sangat mengesankan di setiap sesi kualifikasi. Di SQ1, dia mencatat waktu 1:33.148, kemudian meningkat menjadi 1:33.042 di SQ2, dan akhirnya mencapai 1:32.161 di SQ3.
Sementara itu, Charles Leclerc juga mencoba memberikan yang terbaik di setiap sesi. Di SQ1, waktunya adalah 1:33.194, kemudian meningkat menjadi 1:32.602 di SQ2, dan akhirnya mencatat waktu 1:32.528 di SQ3. Meskipun ada peningkatan, namun tidak sebesar yang dicapai oleh rekan setimnya.
Masalah deployment baterai yang dialami oleh Leclerc bukanlah hal baru bagi tim Ferrari. Sebelumnya, tim ini juga pernah mengalami masalah serupa pada beberapa balapan sebelumnya, yang juga berdampak pada performa pembalap mereka di lintasan.
Kondisi ini tentu menjadi kekhawatiran bagi tim Ferrari, terutama karena balapan Sprint akan segera berlangsung. Dengan start dari posisi keenam, Leclerc akan menghadapi tantangan yang cukup berat untuk bisa mendapatkan hasil yang baik di balapan tersebut.
Namun, Leclerc tetap berharap bisa memberikan performa yang baik di balapan Sprint besok. Dia menyatakan bahwa dia akan berusaha sebaik mungkin untuk memanfaatkan setiap kesempatan yang ada dan berharap masalah teknis yang dialami tidak akan terulang lagi.
Tim Ferrari juga akan berusaha untuk memperbaiki masalah deployment baterai tersebut sebelum balapan utama berlangsung. Mereka akan melakukan analisis yang mendalam terhadap masalah yang terjadi dan berusaha untuk menemukan solusi yang tepat agar tidak berdampak pada performa mobil di balapan selanjutnya.
Balapan Sprint GP Tiongkok akan menjadi kesempatan bagi Leclerc untuk membuktikan kemampuannya meskipun menghadapi masalah teknis. Dengan dukungan dari tim dan penggemar, dia berharap bisa mendapatkan hasil yang memuaskan dan membawa poin bagi tim Ferrari.
Sementara itu, Lewis Hamilton yang berhasil mendapatkan posisi start yang lebih baik juga akan berusaha untuk memanfaatkan kesempatan tersebut. Dia berharap bisa memberikan performa yang baik di balapan Sprint dan membantu tim Ferrari mendapatkan hasil yang baik.
Dengan semua persiapan yang telah dilakukan, balapan Sprint GP Tiongkok akan menjadi acara yang menarik untuk ditonton. Para penggemar balapan akan menantikan aksi para pembalap di lintasan dan berharap bisa melihat pertarungan yang seru dan menarik.






