
Nismedia.id - Kabar menarik datang dari garasi Red Bull Racing jelang bergulirnya musim balap Formula 1 2026. Pembalap andalan mereka, Max Verstappen, mengaku sangat terkejut melihat progres awal pengembangan mobil anyar timnya, RB22, yang dinilai sangat siap untuk menantang gelar juara. Hal ini diungkapkan oleh sumber terdekat sang pembalap usai sesi uji coba pra-musim yang krusial.
Dalam tes resmi lima hari yang berlangsung di Barcelona akhir Januari lalu, performa mobil tersebut melampaui ekspektasi awal tim. Max Verstappen terkejut karena mesin langsung tangguh dan mampu melahap banyak putaran meski baru pertama kali turun ke lintasan. Respons positif ini menjadi modal penting bagi Red Bull untuk mematahkan dominasi Lando Norris yang merebut gelar juara dunia pada musim 2025 lalu.
Bocoran Eksklusif Dari Nelson Piquet Jr
Informasi mengenai situasi internal ini dibocorkan oleh mantan pembalap F1, Nelson Piquet Jr. Saudara dari kekasih Verstappen, Kelly Piquet, tersebut membagikan wawasan langka mengenai atmosfer positif di dalam tim yang bermarkas di Milton Keynes itu.
Dikutip nismedia.id dari LigaOlahraga.com, Piquet Jr menyebut bahwa juara dunia empat kali itu tidak menyangka mobil bisa langsung reliabel. “Dia terkejut bahwa orang-orang sudah mencapai sejauh ini dengan mobil baru,” ujar Piquet dalam podcast Pelas Pistas. Menurutnya, Max bahkan sempat memprediksi hasil yang lebih rendah dari kenyataan di lapangan.
Meskipun kondisi fisiknya dikabarkan tidak seratus persen bugar saat tes, Verstappen mampu menyelesaikan total 145 putaran di Sirkuit de Barcelona-Catalunya. Ketahanan mesin dan sasis RB22 menjadi sorotan utama karena biasanya mobil baru masih rentan masalah teknis saat pertama kali keluar dari pit box.
Isu Politik Dan Strategi Menahan Performa
Selain masalah keandalan, Piquet Jr juga menyinggung soal kecepatan mobil yang belum diperlihatkan sepenuhnya oleh tim-tim papan atas. Menurutnya, ada kecenderungan tim sengaja tidak menginjak gas terlalu dalam untuk menghindari perhatian berlebih dari regulasi atau “politik” FIA.
“Tim-tim masih berhati-hati untuk menghindari masalah politik dengan FIA. Mereka mengawasi tim-tim yang tampaknya memiliki keunggulan besar,” jelas Piquet. Strategi sandbagging ini umum dilakukan agar rival dan pengawas balapan tidak segera menyadari potensi asli mobil sebelum seri pembuka dimulai.
Namun yang pasti, impresi pertama terhadap RB22 sangat positif dari sisi durabilitas. “Dia sangat terkejut dengan jumlah putaran yang diselesaikan mobil ketika pertama kali keluar dari pit box pada hari pertama,” pungkas Piquet, menegaskan optimisme Verstappen menyambut musim baru.






