
Nismedia.id - Rumor transfer pemain Merah Putih memasuki babak baru setelah bek Timnas Indonesia Justin Hubner masuk radar Qarabag FK pada musim panas ini. Kabar ketertarikan klub raksasa Azerbaijan tersebut pertama kali dihembuskan oleh media lokal setempat, Gununsesi.
Pelatih kepala Qarabag FK, Qurban Qurbanov, dikabarkan sangat menginginkan kehadiran sang pemain untuk memperkokoh tembok pertahanan timnya. Pemain berusia 22 tahun milik Fortuna Sittard itu dinilai memiliki profil ideal untuk bersaing di level tertinggi.
Alasan Justin Hubner Masuk Radar Qarabag FK dan Profil Sang Pemain
Klub langganan Liga Champions tersebut membidik bek berkaki kidal ini karena kemampuan versatile di atas lapangan. Selain tangguh mengawal jantung pertahanan, bek berpostur tinggi ini juga mampu ditempatkan pada posisi wing-back maupun gelandang bertahan.
Performa impresif yang ditunjukkan sang pilar membuat nilai pasarnya kini menembus angka satu juta euro berdasarkan catatan Transfermarkt. Manajemen klub Azerbaijan tersebut kepikat dengan fleksibilitas taktik yang dimiliki oleh penggawa Garuda tersebut.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada kesepakatan resmi antara kedua klub untuk merampungkan kepindahan sang pemain. Proses negosiasi masih terus dipantau di tengah upaya sang pemain berjuang maksimal bersama klubnya.
Penolakan Tawaran Persija Jakarta dan Komitmen Berkarier di Eropa
Sebelum kabar dari Azerbaijan mencuat, klub raksasa Indonesia Persija Jakarta sempat mengajukan proposal bernilai fantastis untuk memboyongnya. Namun, tawaran menggiurkan dari klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut secara tegas ditolak oleh manajemen Fortuna Sittard.
“Bermain untuk klub besar di Indonesia memang menguntungkan secara finansial. Namun, saya ingin tetap berkarier di Eropa,” ujar Hubner.
“Saya ingin bermain di level tertinggi dan terus berkembang di sini. Bagi karier maupun tim nasional, itu adalah pilihan terbaik,” lanjutnya.
Seperti dikutip nismedia.id dari Kompas.com, komitmen sang bek untuk bertahan di Benua Biru membuktikan ambisinya dalam menjaga kualitas permainan. Keputusan tersebut diambil demi memberikan kontribusi terbaik saat membela panji Merah Putih di kancah internasional.







