
Nismedia.id - Jurnalis Samuel Luckhurst, mengungkapkan bahwa Cole Palmer tidak betah tinggal dan bermain di kota London. Gelandang 23 tahun ini dikabarkan akan merapat ke klub favoritnya waktu kecil yang berbasis di kota kelahirannya, Manchester United.
Pemain muda asal Inggris ini berasal dari akademi Manchester City. Dirinya mengungkapkan jika sosoknya merasa kurang cocok dengan suasana di Ibu Kota Inggris, London. Ia mengaku mengalami kesulitan beradaptasi dengan gaya hidup dan dinamika tim di Chelsea. Kondisi tersebut membuatnya mulai mempertimbangkan opsi untuk pindah klub.
Samuel Luckhurst sebagai sumber terpercaya dalam dunia sepak bola Inggris mengkonfirmasi kabar tersebut. Ia mendapatkan informasi langsung dari lingkaran dekat pemain berusia 23 tahun itu. Dikutip Nismedia.id dari Twitter @samuelluckhurst wartawan ini menyebut Palmer sudah dalam tahap pertimbangan serius.
“Cole Palmer pindah ke klub masa kecilnya, Manchester United. Menariknya, Palmer merindukan kehidupan di Manchester, Wilcox sedang mengawasi perkembangan pemain bernomor punggung 10,” tulisnya melalui akun Twitter pribadinya.
Palmer disebutkan tidak akan mempertimbangkan kembali ke Manchester City selama Pep Guardiola masih menjadi pelatih. Diketahui, hubungan dengan pelatih kelahiran Spanyol tersebut tidak dapat diperbaiki lagi. Antara keduanya terdapat perbedaan pandangan tentang peran dan waktu bermain sebagai penyebab utama.
Manchester United sendiri telah menunjukkan minat yang kuat terhadap pemain berkualitas tersebut. Klub yang bermarkas di Old Trafford sedang mencari talenta muda untuk memperkuat skuad mereka. Mereka melihat Cole Palmer sebagai potensi pemain kunci untuk masa depan tim.
Dikutip Nismedia.id dari laman transfermarkt.co.id, Manchester United disebutkan berminat kepada Cole Palmer. Peluang transfer pemain 1,85 meter itu ke klub favoritnya di masa kecil telah mencapai 31 persen. Peluang bergabung dengan The Red Devils menjadi pilihan menarik bagi Palmer.
Gelandang serang jebolan Akademi Manchester City ini memiliki hubungan melekat dengan Kota Manchester. Mengingat sosoknya lahir dan besar di Cottonopolis dan baginya suasana kota kelahirannya lebih nyaman dibandingkan dengan London. Cole Palmer juga memulai karir profesionalnya bersama Manchester City.
Perjalanan karir Cole Palmer di Chelsea memang tidak berjalan mulus. Ia seringkali hanya mendapatkan kesempatan bermain sebagai pemain cadangan. Bahkan pada UEFA Champions League (UCL) 2025-2026 sosoknya hanya mendapatkan sekali kesempatan bermain saat kalah 1-3 dari Bayern Munich. Kondisi tersebut membuatnya merasa tidak dapat mengembangkan potensi sepak bolanya secara optimal.
Samuel Luckhurst menjelaskan bahwa negosiasi belum memasuki tahap resmi. Kedua klub masih dalam tahap pengkajian dan komunikasi awal. Namun, pihak Cole Palmer telah memberikan sinyal terbuka untuk membahas kemungkinan transfer ke klub favoritnya di masa kecil.






