Momen Spesial Maarten Paes Debut Di Conference League Bersama Ajax Saat Kalahkan FK Vojvodina

Momen Spesial Maarten Paes Debut Di Conference League Bersama Ajax Saat Kalahkan FK Vojvodina
Potret Maarten Paes saat starter lawan FK-Vojvodina. (IG: @afcajax)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, resmi mencatatkan momen manis ketika debut bersama Ajax Amsterdam di ajang UEFA Conference League 2026/2027. Pemain pilar Tim Merah Putih itu membantu timnya meraih kemenangan telak 1-4 atas wakil Serbia, FK Vojvodina, pada Jumat (24/7) dini hari WIB.

Hasil positif dalam leg pertama Kualifikasi UEFA Conference League di Stadion Karadorde tersebut menjadi modal berharga bagi klub raksasa Belanda jelang pertemuan kedua di Johan Cruyff Arena.

Performa Impresif Saat Maarten Paes Debut Bersama Ajax

Pemain keturunan Indonesia kelahiran Nijmegen tersebut diturunkan sebagai starter dan bermain penuh sepanjang pertandingan sebagaimana dikutip nismedia.id dari BolaSkor.com. Paes tampil sigap di bawah mistar gawang dengan mencatatkan tiga saves krusial untuk mengamankan keunggulan timnya.

Dua dari tiga penyelamatan penting tersebut dilakukan dari dalam kotak penalti saat membendung serangan berbahaya tuan rumah. Penampilan impresif Paes berbuah nilai rating 7,4 dari laman statistik Sofascore.

Meskipun sempat kebobolan satu gol, pertahanan tim berjuluk de godenzonen tersebut mampu tampil tenang hingga peluit panjang berbunyi. Keberhasilan ini membuktikan kualitas sang pemain yang terus berjuang maksimal di level tertinggi sepak bola Eropa.

Fokus Kompetisi Eropa Dan Kepastian Absen Di Turnamen Regional

Usai mengamankan kemenangan pada laga kualifikasi, klub asal Amsterdam tersebut dijadwalkan melakoni laga uji coba kontra Burnley sebelum melakoni pertemuan kedua. Manajemen klub memberikan kepercayaan penuh kepada Paes untuk mengawal gawang tim pada ajang internasional.

Di sisi lain, Paes dipastikan absen membela skuad Merah Putih dalam ajang Piala AFF 2026 mendatang. Turnamen kawasan Asia Tenggara tersebut tidak masuk dalam agenda kalender resmi FIFA sehingga klub berhak menahan pemainnya.

Kebijakan serupa juga berlaku bagi sejumlah penggawa Indonesia lainnya yang berkarier di benua biru. Keputusan ini diambil agar para pemain dapat fokus menjalani masa persiapan pramusim secara maksimal bersama klub masing-masing.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *