
Nismedia.id - Para wakil Inggris di Liga Champions musim ini menunjukkan dominasi yang luar biasa sepanjang fase liga bergulir. Hampir seluruh tim sukses mengamankan poin-poin krusial di setiap pekannya, meskipun catatan sempurna tersebut sempat ternoda oleh kekalahan mengejutkan Manchester City dari Bodo Glimt.
Pekan penutup yang akan digelar serentak pada Kamis (29/1/2026) dini hari WIB nanti akan menjadi momen penentuan bagi nasib para wakil Inggris di Liga Champions. Dengan format baru kompetisi, finis di peringkat delapan besar klasemen menjadi harga mati agar bisa lolos otomatis ke babak 16 besar tanpa harus melewati fase play-off yang berisiko.
Arsenal Nyaman, Liverpool Dan Tottenham Memburu Tiket Aman
Di antara seluruh kontestan, Arsenal menjadi tim yang paling tenang menatap laga pamungkas. Skuad asuhan Mikel Arteta kokoh di puncak klasemen dengan rekor sempurna tujuh kemenangan dan raihan 21 poin. Menjamu Kairat yang berstatus juru kunci, The Gunners hanya butuh satu poin untuk menyempurnakan rekor tak terkalahkan mereka sekaligus mengamankan keuntungan kandang di fase gugur nanti.
Sementara itu, Liverpool yang kini duduk di peringkat keempat juga berpeluang besar menyusul Arsenal. Kemenangan atas Qarabag di Anfield akan mengunci posisi aman bagi The Reds. Namun, jika hanya bermain imbang, posisi mereka rawan digusur oleh delapan tim lain yang mengoleksi 13 poin, serta berpotensi menghadapi lawan berat seperti PSV di babak play-off.
Situasi serupa dialami Tottenham Hotspur yang akan bertandang ke markas Eintracht Frankfurt. Kemenangan menjadi instruksi wajib dari pelatih Thomas Frank demi tiket otomatis ke 16 besar. “Hasil imbang belum tentu cukup untuk mengamankan posisi karena 11 tim masih berpeluang menyalip,” tulis laporan yang dikutip nismedia.id dari Bola.net. Jika tergelincir, Spurs bisa saja bertemu lawan sulit seperti Bayer Leverkusen atau Athletic Club.
Ujian Berat Newcastle Dan Chelsea Di Laga Pamungkas
Tantangan lebih berat dihadapi oleh Newcastle United dan Chelsea. Newcastle yang baru saja menang telak 3-0 atas PSV harus melawat ke kandang Paris Saint-Germain (PSG). Laga ini menjadi penentu nasib The Magpies, di mana kemenangan akan mengamankan tiket 16 besar, sementara hasil imbang masih menyisakan ketidakpastian dalam persaingan yang sangat ketat.
Chelsea juga menghadapi situasi pelik saat harus meladeni Napoli di bawah atmosfer panas Italia. Skuad asuhan Liam Rosenior membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa lolos otomatis. Namun, tiga poin saja mungkin belum cukup bergantung pada hasil pertandingan lain. Fokus ekstra sangat dibutuhkan The Blues agar tidak terlempar ke zona play-off di tengah jadwal domestik yang padat.
Manchester City Berharap Keajaiban Di Menit Akhir
Nasib paling rumit dialami oleh juara bertahan Premier League, Manchester City. Kekalahan 1-3 dari Bodo Glimt melempar mereka ke posisi 11 klasemen sementara. Kini, kemenangan atas Galatasaray menjadi syarat mutlak bagi pasukan Pep Guardiola. Namun, tiga poin saja tidak cukup; mereka harus berharap pada hasil pertandingan lain dan mungkin perlu mengejar selisih gol hingga menit-menit akhir pertandingan.






