
Nismedia.id - Bintang muda bulutangkis Indonesia, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, tampil mengesankan di babak kualifikasi pertama Thailand Open 2026 pada Selasa, 12 Mei. Ia berhasil menaklukkan wakil Taiwan, Pai Yu Po dengan skor telak 21-9 dan 21-3 dalam dua.
Pertandingan berlangsung cepat dan didominasi sepenuhnya oleh permainan agresif serta kendali bola yang rapi dari Dhinda. Ia tampak tidak kesulitan berarti mengatasi gaya main lawan. Kecepatan perpindahan posisi dan ketepatan pukulan membuat Pai Yu Po seringkali tertinggal jauh di setiap rentetan poin.
Di gim pertama, Dhinda langsung tancap gas dan unggul jauh hingga angka akhir 21-9. Ia memanfaatkan setiap kesalahan lawan dengan baik, serta sering melancarkan serangan tajam ke sudut lapangan yang sulit dijangkau.
Dikutip Nismedia.id dari laman bwfworldtour.bwfbadminton.com, dominasi serupa kembali terlihat pada gim kedua. Dhinda semakin percaya diri, memperlebar jarak poin sejak awal, dan menutup laga dengan skor 21-13. Hasil ini menegaskan kesiapannya bersaing di level tertinggi.
Kemenangan ini membawa Dhinda selangkah lebih dekat ke babak utama. Langkah selanjutnya yang harus ia lalui adalah laga penentuan di babak final kualifikasi yang digelar siang ini. Di sana, ia akan berhadapan dengan pemenang pertemuan antara Anushka Shahapurkar dari India melawan wakil tuan rumah, Yataweemin Ketklieng.
Kedua calon lawan itu diketahui sama-sama memiliki kelebihan masing-masing dan tidak boleh dipandang sebelah mata. Shahapurkar dikenal memiliki pukulan keras dan pertahanan yang kokoh, sedangkan Ketklieng sangat paham dengan kondisi lapangan serta dukungan penonton tuan rumah.
Pihak pengelola turnamen mencatat bahwa penampilan Dhinda menjadi salah satu sorotan utama sesi pagi ini. Permainannya yang matang dan berkarakter menarik perhatian pengamat serta penggemar bulu tangkis dunia. Banyak yang menilai bahwa ia sebagai talenta emas Indonesia yang siap bersinar di kancah internasional.
Jika berhasil melewati rintangan terakhir ini, Dhinda berhak melaju ke babak utama 32 besar Thailand Open 2026. Di sana, nama-nama besar dan pemain unggulan sudah menunggu untuk dijadikan lawan. Peluang menambah poin peringkat dunia dan pengalaman bertanding melawan pemain papan atas akan terbuka lebar jika ia lolos.
Kontingen Indonesia sejauh ini masih menaruh harapan besar pada seluruh wakil yang bertanding di ajang tahunan ini. Selain Dhinda, sejumlah nama lain juga sedang berjuang di sektor ganda dan tunggal putra. Dukungan penuh terus mengalir dari penggemar tanah air yang berharap akan ada trofi yang dibawa pulang ke Indonesia.






