
Nismedia.id - Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Singapura dan tersingkir dari ajang Piala AFF 2026. Kekalahan ini membuat langkah Merah Putih terhenti di tahap yang tidak diharapkan pendukung.
Pelatih kepala John Herdman tampil tenang namun menyiratkan rasa kecewa saat menghadapi awak media. Ia menyadari bahwa timnya telah bermain baik namun, hasil akhir berkata lain.
Pertandingan berlangsung sengit dengan kedua tim saling serang demi memperebutkan tiket lolos. Indonesia memiliki beberapa kesempatan emas yang sayangnya belum mampu diubah menjadi gol.
John Herdman memberikan pernyataannya terkait hasil laga pada konferensi pers usai laga. Ia juga menjawab berbagai pertanyaan awak media yang mengemukakan terkait keputusan wasit.
“Percuma membahas soal kepemimpinan wasit malam ini, hal itu hanya akan membuat saya dalam masalah,” ujar Herdman dikutip Nismedia.id dari CNN Indonesia.
Daripada membahas keputusan wasit, pelatih asal Kanada ini mengakui bahwa lawan memang tampil lebih matang dalam memanfaatkan peluang. Sekaligus menyadari tidak semua keinginan bisa terwujud.
“Salut untuk Singapura, mereka menunjukkan ketangguhan luar biasa dan permainan yang terorganisasi dengan baik. Namun kami sebenarnya memiliki cukup banyak peluang tetapi terkadang takdir tidak selalu berpihak pada kita,” lanjutnya.
Menurutnya, kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pemain dan staf pelatih untuk kedepannya. Ia menegaskan bahwa kerja keras dan persiapan matang akan terus dilakukan meski ajang ini sudah berakhir bagi mereka.







