
Nismedia.id - Penunjukan Oscar Bruzon sebagai pelatih Bhayangkara FC menjadi langkah besar klub dalam menatap persaingan Super League 2026/2027. Manajemen resmi menunjuk juru taktik asal Spanyol tersebut untuk menggantikan posisi Paul Munster.
Meskipun dibekali rekam jejak mentereng di kawasan Asia Selatan, Bruzon enggan sesumbar mengenai target juara. Ia memilih fokus membangun fondasi permainan tim secara bertahap dalam pemusatan latihan di Boyolali.
Rekor Mentereng Oscar Bruzon Pelatih Bhayangkara FC Yang Baru
Mantan asisten pelatih Mallorca tersebut datang dengan catatan prestasi impresif usai membawa East Bengal menjuarai Indian Super League. Sebelum berkarier di India, ia juga mencatatkan treble winner di Maladewa serta mendominasi liga Bangladesh.
Kendati memiliki deretan trofi bergengsi, Bruzon menegaskan ingin membentuk mentalitas bertanding anak asuhnya dari satu laga ke laga lainnya. Langkah ini diambil demi mengembalikan kepercayaan diri para pemain tanpa memberikan beban berlebih.
“Tapi saya tidak ingin berbicara tentang titel, trofi, dan memasang tekanan yang terlalu besar. Kami harus berjalan per game, per sesi, memperbaiki tim,” ujar Bruzon, sebagaimana dikutip nismedia.id dari Bola.com.
Tantangan Regulasi Dan Kesiapan Menghadapi Laga Perdana
Persaingan menembus posisi top 3 musim ini diprediksi berlangsung sengit seiring dengan berlakunya regulasi pemain asing baru. Kebijakan ini dinilai menjadi tantangan berharga bagi para talenta Merah Putih untuk terus meningkatkan kualitas dan memperjuangkan tempat utama.
Mengenai laga pembuka menghadapi Persebaya Surabaya, juru taktik berusia 49 tahun itu mengaku belum terlalu memikirkannya. Ia ingin fokus penuh memaksimalkan kesiapan fisik dan taktik anak asuhnya selama sesi latihan rutin.
“Sepuluh hari sebelum pertandingan, baru kami akan berpikir tentang Persebaya. Karena kami tahu mereka adalah tim yang matang,” tegas Bruzon.






