
Nismedia.id - Malut United kembali menelan pil pahit dalam lanjutan kompetisi Super League 2025-2026. Skuad Laskar Kie Raha takluk 1-2 dari tamunya, Dewa United, di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada Minggu (12/4/2026).
Hasil minor ini memperpanjang rekor paceklik kemenangan tim tuan rumah menjadi tiga laga beruntun. Kinerja para pemain di atas lapangan hijau pun kini menjadi sorotan tajam karena gagal mengamankan poin di hadapan publik sendiri.
Kekecewaan Pelatih Malut United
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, merasa sangat kecewa dengan penampilan anak asuhnya pada laga tersebut. Ia menilai para pemain tidak mematuhi taktik dan game plan yang telah diinstruksikan oleh staf kepelatihan.
“Lagi-lagi kami gagal menang. Tentu hasil ini mengecewakan.”
Kritik tajam tersebut diungkapkan oleh Hendri usai pertandingan, dikutip nismedia.id dari Kompas.com. Juru taktik berusia 60 tahun itu menyebut timnya banyak membuang peluang emas dan dihukum oleh ketidakdisiplinan lini pertahanan.
“Sebenarnya banyak peluang yang tercipta, tapi kami gagal memaksimalkannya menjadi gol.”
Evaluasi Pemain Malut United
Kesalahan fatal di area pertahanan juga diakui secara langsung oleh perwakilan pemain, Abduh Lestaluhu. Ia menyebut lawan tampil jauh lebih klinis dan efektif dalam memanfaatkan celah yang ditinggalkan barisan belakang tuan rumah.
“Kami banyak menciptakan peluang, tetapi gagal membuat gol. Sementara Dewa, dapat memanfaatkan kesalahan kami dengan baik.”
Rentetan hasil buruk ini membuat Hendri siap mengambil tindakan tegas dan melakukan sejumlah rotasi susunan pemain. Skuad Malut United kini dituntut untuk segera berbenah sebelum melakoni laga tandang yang tak kalah berat melawan Bali United pada akhir pekan mendatang.






