
Nismedia.id - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menanggapi sorotan publik terhadap penampilan deretan pemain asing Persebaya pada laga uji coba. Skuad berjulukan Bajul Ijo tersebut baru saja ditahan imbang PSIS Semarang 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo.
Tavares menilai proses adaptasi serta peningkatan kebugaran fisik menjadi fokus utama tim menjelang bergulirnya turnamen pramusim Piala Presiden 2026. Sebanyak tujuh pilar baru kini terus digembleng agar mencapai kondisi puncak.
Proses Adaptasi Dan Kondisi Fisik Pemain Asing Persebaya
Para pilar baru tersebut diketahui baru menjalani porsi latihan bersama tim kurang dari satu pekan. Keterangan mengenai perkembangan skuad ini dikutip nismedia.id dari Kompas.com.
“Terutama kondisi fisik. Itu normal, beberapa dari mereka punya masalah fisik selama minggu ini dengan sedikit cedera, tapi departemen medis kami bekerja dengan baik,” ujar Tavares.
Pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut menolak menyalahkan lini pertahanan yang sempat kebobolan lewat skema counter attack. Ia menegaskan bahwa seluruh elemen tim menanggung hasil pertandingan secara bersama-sama.
Persaingan Internal Skuad Bajul Ijo Menuju Super League
Guna mendongkrak performa tim, Tavares berencana menerapkan persaingan ketat di dalam sesi latihan harian. Setiap pilar dituntut menunjukkan kerja keras maksimal demi mengamankan posisi utama.
“Apa yang saya inginkan di tim saat ini adalah kompetisi. Mereka harus merasa bahwa mereka perlu datang berlatih,” tegas juru taktik asal Portugal tersebut.
Melalui skema internal game, Tavares berharap persaingan sehat dapat terbentuk secara alami di dalam skuad. Langkah ini dinilai sangat krusial untuk membentuk kedalaman tim yang solid menghadapi Super League 2026-2027.






