
Nismedia.id - Pelatih Timnas Indonesia U-17, David Nascimento, memuji penampilan agresif anak asuhnya saat menghadapi Malaysia pada laga uji coba di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (4/7/2026) malam WIB. Skuad Garuda Muda tampil berjuang maksimal menekan lawan sepanjang pertandingan.
Meskipun beberapa pemain mengalami cedera otot akibat kelelahan pada babak kedua, sang pelatih mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut. Menurutnya, hal itu terjadi karena intensitas permainan yang sangat tinggi.
Gaya Agresif Timnas Indonesia U-17 Menguras Energi
Seperti dikutip nismedia.id dari Bola.com, strategi pressing ketat dengan garis pertahanan tinggi menjadi penyebab utama terkurasnya fisik para pemain di lapangan. Karakter ofensif ini memang menuntut stamina ekstra dari skuad Merah Putih.
“Anda lihat cara kami bermain, itu jauh lebih sulit daripada Malaysia. Setiap kali kami menekan mereka, itu sangat menguras energi,” kata Nascimento.
Juru taktik asal Portugal tersebut tetap merasa puas dengan komitmen yang ditunjukkan anak asuhnya. Dia optimistis tingkat kebugaran para pemain muda ini akan terus berkembang seiring berjalannya waktu.
Perbedaan Strategi Dengan Skuau Harimau Malaya Muda
Nascimento mengungkapkan bahwa taktik agresif Indonesia sangat kontras dengan tim lawan yang cenderung pasif. Lawan lebih banyak menumpuk pemain di area pertahanan sendiri sepanjang laga berjalan.
“Malaysia bertahan ke belakang dan menunggu di area mereka sendiri lalu melakukan serangan balik, sedangkan kami tidak,” ujar mantan asisten pelatih AZ Alkmaar tersebut.
Meskipun tim baru berkumpul selama satu bulan, skuad Merah Putih terbukti mampu menjalankan rencana permainan dengan baik. Evaluasi fisik akan terus dilakukan demi meningkatkan performa pada laga selanjutnya.






