
Nismedia.id - Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, mengungkap penyebab performa gelandang andalannya, Pedri, belum tampil impresif sepanjang Piala Dunia 2026. Perbedaan peran taktik di level klub dan negara menjadi alasan utama sang pemain belum maksimal.
Juru taktik tersebut menegaskan keputusan ini diambil demi kepentingan strategi tim secara keseluruhan. Spanyol kini bersiap menghadapi Prancis di babak semifinal.
Tantangan Adaptasi Gaya Main Pedri Di Piala Dunia 2026
Gaya bermain agresif tuntutan De la Fuente mengharuskan lini tengah melakukan transisi cepat. Strategi tersebut berbeda dengan kenyamanan yang didapatkan sang pemain saat memperkuat Barcelona.
Bersama tim Blaugrana, ia memiliki keleluasaan penuh mengatur tempo permainan. Keterangan mengenai perbedaan taktik ini dikutip nismedia.id dari Kompas.com menjelang laga penentu.
“Pedri tidak bisa bermain untuk Spanyol seperti halnya untuk Barcelona. Gaya permainan kami berbeda,” ujar De la Fuente.
Dampak Strategi Taktik Menjelang Laga Semifinal
Keputusan berani sang pelatih terlihat saat menghadapi Belgia di perempat final. Pedri terpaksa memulai laga dari bangku cadangan demi memberikan tempat kepada Fabian Ruiz.
Strategi rotasi itu berjalan efektif setelah Ruiz berhasil mencetak gol pembuka kemenangan. Pedri baru dimasukkan pada babak kedua untuk menyegarkan sektor lini tengah tim.
Hingga kini, sang playmaker belum menyumbangkan gol maupun assist bagi negaranya sepanjang turnamen. Catatan tersebut berbanding terbalik dengan performa impresifnya di kompetisi klub.






