Pengamat Soroti Aksi Justin Hubner di Fortuna Sittard, Ingatkan Kontrol Emosi

Pengamat Soroti Aksi Justin Hubner di Fortuna Sittard, Ingatkan Kontrol Emosi
Aksi tekel Justin Hubner. (laman: detik.com)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, kembali mendapat menit bermain saat Fortuna Sittard menumbangkan FC Volendam 2-1 dalam lanjutan Eredivisie musim 2025-2026. Meski turun sebagai pemain pengganti di Stadion Kras, penggawa andalan Merah Putih itu berjuang maksimal mengamankan kemenangan timnya.

Kehadiran pemain berusia 22 tahun tersebut pada menit akhir pertandingan bertujuan untuk menjaga kedudukan. Sebelumnya, skuad asuhan Danny Buijs sukses mencetak gol melalui Paul Gladon dan Dimitrios Limnios, sementara gol balasan tuan rumah dicetak oleh Robert Muhren.

Fleksibilitas Jadi Modal Berharga di Timnas Indonesia

Dikutip nismedia.id dari Kompas.com, Pengamat Sepak Bola Nasional, Gita Suwondo, menilai menit bermain Hubner kali ini memang sekadar untuk mempertahankan keunggulan. Namun secara keseluruhan, mantan jurnalis olahraga senior tersebut memuji perkembangan dan fleksibilitas sang pemain di lini pertahanan.

“Harusnya siap ya, dia bisa bermain di dua posisi, bek kiri maupun center bek kiri. Kalau di klub saja bisa dipasang di dua tempat, artinya di timnas juga siap.”

Sepanjang musim ini, Hubner tercatat telah tampil sebanyak 20 kali dengan torehan dua gol dan satu assist. Kemampuannya beradaptasi di berbagai posisi dinilai akan sangat menguntungkan skuad asuhan pelatih John Herdman jelang agenda di kancah internasional.

Gaya Bermain Keras El Preman Jadi Sorotan Utama

Di balik potensi besarnya, karakter agresif Hubner di atas lapangan hijau tetap menjadi perhatian khusus. Gaya bermain tanpa kompromi yang membuatnya dijuluki “El Preman” kerap membuahkan hukuman, termasuk kartu merah saat menghadapi Ajax Amsterdam musim ini.

“Yang mungkin jadi kendala adalah ‘El Preman’-nya. Dia cenderung main keras dan kadang terlalu kasar.”

“Ini yang harus diperhatikan saat di timnas. Memang FIFA Series hanya friendly match, tapi ke depan ujung-ujungnya ke Piala Asia.”

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *