
Pengurus Besar Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PB Perbasi) gandeng pakar FIBA, Nicolas Widmer, untuk memetakan jalan menuju Olimpiade. Langkah strategis ini diawali melalui gelaran workshop yang berlangsung di Kantor Perbasi, GBK Arena Senayan, Jakarta.
Kerja sama tersebut difokuskan pada pengembangan tim nasional bola basket 3×3, baik melalui jalur babak kualifikasi maupun perolehan poin ranking dunia. Perbasi berkomitmen meningkatkan level persaingan para penggawa Merah Putih di kancah internasional.
Perencanaan Strategis Perbasi Gandeng Pakar FIBA
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperjelas arah pembinaan olahraga basket di Tanah Air secara berkesinambungan. Seperti dikutip nismedia.id dari detiksport, perumusan langkah konkret dilakukan dengan membandingkan kondisi domestik terhadap perkembangan global.
“Menempatkan Nico sebagai penasehat adalah langkah kami dalam melakukan perencanaan strategis pengembangan bola basket 3×3 di Indonesia,” ujar Ketua Badan 3×3 Perbasi, Santiyani Lestari.
Pemetaan kondisi ini krusial agar Timnas Indonesia mampu membangun skuad yang solid. Langkah nyata tersebut diambil agar para atlet dapat berjuang maksimal di level tertinggi dunia.
Memperbanyak Kedalaman Skuad Timnas Indonesia
Peningkatan kualifikasi timnas membutuhkan fondasi yang kuat pada struktur ketersediaan pemain. Konsultasi intensif terus dijalankan guna menyusun peta jalan pembinaan hingga tiga tahun ke depan.
“Yang titik tekannya adalah bagaimana memperbanyak pool pemain untuk mendukung misi kompetisinya di level internasional,” tegas Nico.
Penambahan jumlah pemain potensial dinilai menjadi kunci utama dalam meraih sukses di ajang internasional. Perbasi meyakini strategi ini akan memperbesar peluang Indonesia menembus panggung Olimpiade.














Tinggalkan komentar