
Nismedia.id - Dewa United memastikan Ivar Jenner tetap membela tim musim 2026-2027, meski peluang untuk melanjutkan karir di Eropa sudah terbuka lebar. Kepastian terkait perpanjangan kontrak gelandang muda tersebut disampaikan melalui saluran resmi klub.
Ivar Jenner memang menjadi salah satu pemain muda paling menonjol di kancah sepak bola nasional saat ini. Gaya permainannya yang cerdas, tangguh, dan tenang mengatur irama permainan membuatnya diandalkan baik di Dewa United maupun di skuad Timnas Indonesia.
Namun, rencana tersebut harus menunggu sedikit lebih lama dari perkiraan banyak pihak. Ardian Satya Negara menegaskan bahwa klub dan pemain telah sepakat untuk menunda kepindahan tersebut hingga tahun depan. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan matang demi perkembangan karir sang pemain secara jangka panjang.
“Kemungkinan, mungkin tahun depan dia akan kembali ke Eropa seharusnya,” kata Ardian Satya Negara dikutip Nismedia.id dari Instagram @bolasportcom.
Ardian juga menjelaskan alasan utama di balik keputusan ini, yaitu usia dan potensi besar yang dimiliki Ivar. Di usia 22 yang masih sangat muda itu, ia memiliki banyak waktu untuk berkembang dan mencapai level tertinggi dalam sepak bola profesional.
Langkah menunda kepindahan ini juga didasari pertimbangan agar Ivar mendapatkan persiapan yang matang sebelum terjun ke kompetisi yang jauh lebih berat. Negara tujuan yang disebut-sebut adalah Belanda, negeri tempat Ivar dibesarkan dan belajar sepak bola sejak kecil.
Kepulangan ke sana tentu akan membuatnya lebih mudah beradaptasi dibandingkan langsung masuk ke liga lain yang budaya permainannya berbeda. Fondasi yang ia bangun di akademi Belanda bisa menjadi modal utama untuk kembali dan membuktikan diri.
Ivar Jenner sendiri dikabarkan menyambut baik keputusan ini dan tetap fokus memberikan penampilan terbaik bersama Dewa United. Ia sadar bahwa kesabaran dan proses yang tepat akan membuahkan hasil yang lebih manis di masa depan.
Dewa United juga berkomitmen terus mendukung perkembangan Ivar hingga saat perpisahan itu tiba. Klub tidak akan menghalangi jalan pemainnya jika tawaran yang tepat datang dan waktunya sudah dianggap pas. Hubungan yang harmonis antara klub dan pemain inilah yang menjadi kunci dalam merawat bakat-bakat muda.






