Persebaya Surabaya Enggan Ambil Risiko Cedera Alex Martins Menjelang Musim Baru

Persebaya Surabaya Enggan Ambil Risiko Cedera Alex Martins Menjelang Musim Baru
Promo Allegiant

Nismedia.id - Persebaya Surabaya memilih bersikap konservatif dan tidak ingin mengambil risiko terkait kondisi penyerang utama mereka, Alex Martins, yang mengalami cedera dislokasi bahu. Pemain depan asal Brasil tersebut diragukan tampil pada laga pembuka Super League 2026/2027 setelah mendapat cedera saat melakoni laga pramusim melawan Port FC.

Langkah hati-hati ini diambil jajaran tim pelatih demi mencegah bahaya cedera kambuhan yang bisa merugikan tim dalam jangka panjang. Penggawa skuad kebanggaan masyarakat Surabaya ini diharapkan bisa fokus menjalani proses pemulihan medis secara menyeluruh hingga siap berjuang maksimal di lapangan.

Pelajaran Berharga Dan Penanganan Medis Cedera Alex Martins

Tim medis Persebaya Surabaya memberikan perhatian penuh terhadap penanganan cedera bahu yang dialami striker andalannya. Kejadian dislokasi tersebut berawal dari duel udara ketat di menit-menit akhir pertandingan uji coba internasional. Informasi perkembangan kondisi pemain ini dihimpun seperti dikutip nismedia.id dari Bola.net.

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa staf pelatih tidak ingin memaksakan sang pemain untuk merumput terlalu cepat. Tavares menjadikan kasus cedera bahu yang dialami bek Risto Mitrevski pada musim lalu sebagai pelajaran berharga agar proses pemulihan dilakukan secara matang tanpa terburu-buru.

“Alex Martins masih cedera dan kami harus berhati-hati dengannya karena situasinya tidak biasa, dan kami memiliki contoh yang bagus di sini bersama Risto yang musim lalu mengalami situasi serupa,” kata Tavares.

Kesiapan Skuad Persebaya Surabaya Tanpa Kehadiran Juru Gedor Utama

Kasus cedera yang menimpa Risto Mitrevski pada edisi sebelumnya memang membutuhkan proses terapi yang memakan waktu lama hingga menjalani operasi khusus di Kroasia. Pengalaman pahit tersebut membuktikan bahwa pemulihan area bahu memerlukan kehati-hatian ekstra agar fungsi sendi kembali optimal saat benturan keras terjadi.

Tim kepelatihan kini menyiapkan skema alternatif guna mengantisipasi absennya juru gedor utama di barisan depan tim. Langkah ini diambil agar ketajaman lini serang klub Merah Putih tetap terjaga saat mengarungi ketatnya jadwal persaingan kompetisi domestik.

“Tentu saja kami ingin semua pemain bisa tersedia untuk membantu kami di awal liga, tetapi saya bukan dokter sehingga saya belum bisa menjawab apakah dia siap untuk pertandingan pertama atau tidak,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *