Persebaya Surabaya Resmi Tunjuk Bernardo Tavares Jadi Pelatih Baru di Super League

Persebaya Surabaya Resmi Tunjuk Bernardo Tavares Jadi Pelatih Baru di Super League
Potret Bernardo Tavares. (Sumber: jatim.idntimes.com)
Promo Allegiant

Nismedia.id - Persebaya Surabaya akhirnya memberikan kepastian mengenai sosok nakhoda baru mereka untuk mengarungi ketatnya persaingan BRI Super League 2025/2026. Melalui pengumuman resmi di akun media sosialnya pada Senin (22/12/2025) malam, tim berjuluk Bajul Ijo memperkenalkan Bernardo Tavares sebagai pelatih kepala baru guna menggantikan posisi yang ditinggalkan Eduardo Perez Moran.

Langkah strategis ini sekaligus mengakhiri masa transisi selama satu bulan di mana Persebaya hanya ditangani oleh pelatih caretaker, Uston Nawawi. Kehadiran Bernardo Tavares, yang merupakan pelatih berprestasi dengan gelar juara Liga 1 2022/2023, diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dan meningkatkan konsistensi permainan Persebaya Surabaya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Drama Kepindahan dan Rekam Jejak Sang Juara

Proses penunjukan Tavares ternyata menyimpan cerita panjang yang melibatkan masalah legalitas. Pelatih asal Portugal ini sebelumnya memutuskan berpisah dengan PSM Makassar pada Oktober 2025 setelah membela tim Juku Eja selama 3,5 tahun. Kabarnya, kendala penunggakan gaji menjadi alasan utama ia mengundurkan diri meskipun memiliki rekam jejak mentereng, termasuk gelar Coach of the Month pada Agustus 2022.

Informasi mengenai kedatangan pelatih baru ini dikutip nismedia.id dari akun Instagram @officialpersebaya, yang menyebutkan bahwa Tavares sangat antusias memulai petualangan di Kota Pahlawan. Dalam video perkenalannya, ia secara khusus mengapresiasi profesionalisme manajemen Persebaya yang sabar menunggu proses kepindahannya. Tavares dijadwalkan membawa seorang asisten pelatih, sementara staf kepelatihan yang lama akan tetap dipertahankan untuk mendukung kinerjanya mulai awal Januari 2026.

Tantangan Besar Mengerek Posisi Bajul Ijo di Klasemen

Tugas berat kini sudah menanti di pundak Tavares saat ia menginjakkan kaki di Surabaya nanti. Persebaya tercatat sudah sekitar 30 hari tampil tanpa pelatih kepala definitif, yang berdampak pada performa tim di lapangan. Meski sulit dikalahkan, Bruno Moreira dkk gagal meraih poin penuh dalam lima pertandingan terakhir dan cenderung terjebak dalam hasil imbang yang membuat posisi mereka belum aman di papan atas.

Berdasarkan kondisi skuad terbaru yang dikutip nismedia.id dari laman Suara Surabaya, saat ini Persebaya masih tertahan di peringkat ke-9 klasemen sementara Super League dengan koleksi 19 poin. Dari 14 laga yang telah dijalani, tim kebanggaan warga Surabaya ini meraih 4 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 3 kekalahan. Dengan pengalaman luas Tavares di kompetisi domestik, manajemen serta suporter berharap ia mampu mendongkrak mentalitas pemain agar tampil lebih kompetitif di sisa musim 2025/2026.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *