
Nismedia.id - Keikutsertaan Tim Nasional Iran dalam ajang Piala Dunia 2026 kini menjadi tanda tanya besar menyusul memanasnya konflik geopolitik. Federasi Sepakbola Iran (FFIRI) tengah berupaya keras melobi pemindahan lokasi pertandingan timnya menuju Meksiko.
Langkah tersebut diambil sebagai buntut dari serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Pihak Iran merasa keselamatan para pemainnya tidak terjamin jika harus bertanding di wilayah AS selaku salah satu negara tuan rumah utama.
Alasan Pemindahan Venue Piala Dunia 2026
Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, sebelumnya menegaskan bahwa negaranya tidak mungkin tampil jika situasi kedaulatan terus terancam. Presiden FFIRI, Mehdi Taj, lantas mendorong FIFA agar memindahkan laga mereka ke Meksiko yang juga berstatus tuan rumah bersama, dikutip nismedia.id dari detik.com.
Merespons polemik tersebut, Presiden AS, Donald Trump, sebenarnya telah mempersilakan tim lawan untuk datang. Namun, jaminan keselamatan penuh bagi skuad berjuluk Team Melli tersebut tetap tidak dapat dipastikan secara mutlak di tengah situasi yang memanas.
Sikap Tegas FIFA Terkait Jadwal Piala Dunia 2026
Permintaan pemindahan venue yang diajukan oleh pihak Iran tampaknya belum membuahkan hasil positif. Melalui laporan dari media Sky Sports, federasi sepak bola dunia tersebut diyakini tidak memiliki niat untuk merombak rencana awal.
“FIFA terus berkontak dengan semua anggota asosiasi yang jadi peserta, termasuk IR Iran, untuk mendiskusikan rencana buat Piala Dunia 2026.”
Pernyataan dari juru bicara anonim tersebut mengindikasikan bahwa jadwal yang telah disusun sejak lama akan tetap dipertahankan dengan ketat.
“FIFA menantikan semua tim peserta bertanding sesuai jadwal yang diumumkan pada 6 Desember 2025.”
Hal ini menegaskan bahwa setiap negara peserta, termasuk Iran, diharapkan tetap mematuhi ketetapan regulasi lokasi yang sudah disepakati jauh sebelum turnamen bergulir.






