
Nismedia.id - Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) kini tengah mempertimbangkan rencana ekspansi besar untuk kompetisi antarklub global. Wacana perubahan format Piala Dunia Antarklub 2029 berpotensi meningkatkan jumlah peserta menjadi 48 tim.
Langkah strategis ini diambil demi mendongkrak nilai ekonomi dan daya tarik turnamen di mata dunia. Jumlah perwakilan dari benua Eropa diprediksi akan bertambah secara signifikan melalui format baru ini.
Dampak Regulasi Baru Pada Piala Dunia Antarklub 2029
Rencana penambahan kontestan ini mencuat setelah kesepakatan komersial baru berhasil dicapai. Pihak otoritas tertinggi sepak bola telah menjalin kerja sama joint venture dengan asosiasi klub.
Dikutip nismedia.id dari The Guardian, kolaborasi ini dilakukan bersama European Football Clubs (EFC) yang menaungi ratusan tim elite Eropa. Langkah ini sekaligus mengakhiri ketegangan hubungan kedua pihak yang sempat memanas sebelumnya.
Presiden Paris Saint-Germain (PSG), Nasser Al-Khelaifi memimpin langsung pergerakan aliansi klub tersebut. Al-Khelaifi menilai keterlibatan aktif klub akan membuat pengelolaan hak siar menjadi jauh lebih menguntungkan.
Peluang Besar Bagi Perwakilan Liga Inggris
Penghapusan pembatasan maksimal dua wakil per negara menjadi agenda utama yang sedang diperjuangkan. Jika usulan tersebut disetujui, keuntungan besar akan didapatkan oleh tim asal Premier League.
Sejumlah klub raksasa seperti Arsenal dan Manchester City saat ini memiliki posisi koefisien yang sangat diuntungkan. Mereka berpeluang besar menyusul Chelsea yang sudah meraup keuntungan melimpah pada edisi terdahulu.
Kini fokus utama para pemangku kepentingan tertuju pada penyelesaian distribusi dana solidaritas global. Setelah urusan finansial tersebut rampung, pembahasan format kompetisi akan langsung dikebut secara resmi.






