
Nismedia.id - Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) memberikan respons tegas terkait polemik kinerja Wasit Piala Dunia 2026 pada babak 16 besar. Otoritas tertinggi sepak bola tersebut menolak mentah-mentah protes keras yang dilayangkan oleh kubu Mesir.
Negara perwakilan Afrika tersebut merasa dirugikan saat menelan kekalahan tipis 2-3 dari Argentina. Mereka menilai sang pengadil lapangan telah melakukan kesalahan fatal yang mengubah hasil akhir laga.
Pembelaan Total Terhadap Integritas Wasit Piala Dunia 2026
Kepala Perwasitan FIFA, Pierluigi Collina, langsung pasang badan untuk melindungi anak buahnya. Pernyataan resmi ini dikutip nismedia.id dari Bola.net guna meredakan situasi yang mulai memanas.
Collina menilai protes berlebihan tanpa bukti sahih justru bisa membahayakan keselamatan pengadil lapangan beserta keluarga mereka.
“Diskusi yang konstruktif mengenai keputusan akan selalu menjadi bagian dari sepak bola, tetapi tuduhan yang tidak berdasar tidak memiliki tempat dalam olahraga kami,” ujar Collina.
Analisis Akurat Lewat Teknologi Rekaman Video
Kontroversi bermula ketika gol kedua The Pharaohs dianulir oleh wasit asal Prancis, Francois Letexier, setelah meninjau layar monitor. Peninjauan ulang membuktikan telah terjadi pelanggaran terlebih dahulu sebelum proses gol tercipta.
Penyerang andalan Mesir, Mohamed Salah, juga sempat menuntut hadiah penalti pada masa injury time babak kedua. Namun, peninjauan sistem video assistant referee (VAR) menganggap duel perebutan bola tersebut berjalan bersih dan normal.
Keputusan akhir yang diambil oleh perangkat pertandingan dinilai sudah sesuai dengan hukum permainan yang berlaku. Langkah ini menegaskan bahwa sistem pengawasan digital bekerja secara independen tanpa intervensi pihak luar.






