
Nismedia.id - Polemik paspor pemain Timnas Indonesia di kompetisi Liga Belanda memasuki babak baru yang cukup memanas. Sejumlah klub kontestan Eredivisie ramai-ramai mengecam tindakan NAC Breda yang mempermasalahkan status kewarganegaraan dan izin kerja para penggawa Merah Putih tersebut.
Kasus ini bermula saat NAC Breda menuntut laga ulang usai kalah telak dari Go Ahead Eagles. Mereka menuding bek Dean James serta pemain lain seperti Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On tidak memiliki dokumen sah setelah dinaturalisasi.
Pertemuan Panas Klub Eredivisie
Laporan terkait kegaduhan yang menyeret nama para pemain yang selalu berjuang maksimal ini dikutip nismedia.id dari Bola.com. Federasi Sepak Bola Kerajaan Belanda (KNVB) sebenarnya telah memutuskan bahwa klub maupun pemain terkait tidak bersalah dan menolak opsi pertandingan ulang.
Namun, kengototan Direktur NAC Breda, Remco Oversier, memicu kemarahan dalam pertemuan digital antarklub baru-baru ini.
“NAC Breda telah menuai kemarahan klub-klub Belanda lainnya dengan mengajukan gugatan setelah pertandingan melawan Go Ahead Eagles. Direktur NAC, Remco Oversier, dikritik selama pertemuan digital antar klub,”
Menanti Keputusan Pengadilan Utrecht
Penolakan luas terjadi karena tuntutan tersebut dianggap hanya memprioritaskan kepentingan sepihak dan berpotensi merugikan pertandingan lain secara keseluruhan.
“NAC tetap teguh dan mempertanyakan sikap klub-klub lain. Menurut kubu NAC, kesepakatan bersama juga dapat dicapai untuk tidak mengajukan klaim lebih lanjut, tetapi klub-klub lain gagal melakukannya,”
Berdasarkan laporan dari media Voetbal Primeur, nasib akhir dari polemik ini akan diputuskan melalui sidang pengadilan di Utrecht pada 28 April mendatang.






