
Nismedia.id - Timnas Prancis tampil luar biasa di babak kedua untuk membalikkan keadaan dan menaklukkan Belgia dengan skor 4-1 pada laga pekan keempat Grup A UEFA Nations League 2026-2027. Pertandingan berlangsung di Stade de France, Saint-Denis ini mengukuhkan posisi Les Bleus di puncak klasemen.
Babak pertama berjalan ketat dengan Belgia yang tampil berani melawan tuan rumah. Pasukan Belgia berhasil membungkam serangan-serangan Prancis di awal pertandingan. Pada menit ke-35, Belgia justru lebih dulu unggul melalui Dodi Lukebakio yang menyambar umpan dari Roméo Lavia, membuat kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Prancis berusaha merespons dengan cepat, namun pertahanan Belgia tampil terorganisir dengan baik. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum, membuat Prancis harus berjuang lebih keras di babak kedua. Pelatih Prancis melakukan penyesuaian taktik untuk meningkatkan efektivitas serangan di lapangan.
Dinamika pertandingan berubah total memasuki babak kedua. Pada menit ke-57, Roméo Lavia menerima kartu kuning akibat pelanggaran. Tiga menit kemudian, Prancis melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Rayan Cherki menggantikan M. Akliouche, langkah yang kelak menjadi titik balik penentu kemenangan.
Belgia mulai kehilangan kendali atas jalannya pertandingan seiring berjalannya waktu. Pada menit ke-73, pelatih Belgia Mark van Bommel mendapatkan kartu kuning akibat argumen di pinggir lapangan. Dua menit kemudian, giliran J. Seys yang menerima kartu kuning akibat pelanggaran, menandakan frustasi yang mulai melanda pasukan Belgia.
Serangan Prancis akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-77. Désiré Doué mencetak gol penyama kedudukan setelah menerima umpan dari Lucas Da Cunha, mengubah skor menjadi 1-1. Semangat para pemain Prancis langsung melonjak tinggi dan mereka terus menekan pertahanan lawan yang mulai rapuh.
Dikutip Nismedia.id dari Instagram @equipedefrance, hanya empat menit berselang, Rayan Cherki menutup aksinya dengan gol indah pada menit ke-81. Ia menyambut umpan dari Michael Olise dengan penyelesaian yang sempurna, mengubah kedudukan menjadi 2-1 untuk keunggulan Prancis.
Belgia belum sempat pulih dari guncangan, Prancis kembali mencetak gol pada menit ke-88. Kali ini Michael Olise yang menjadi eksekutor setelah menerima umpan dari Désiré Doué, membuat skor bertambah menjadi 3-1. Permainan Prancis mengalir dengan sangat indah dan sulit diantisipasi oleh bek Belgia.
Di masa tambahan waktu babak kedua, tepatnya menit ke-90+1, Michael Olise kembali mencatatkan namanya di papan skor. Ia menyambut umpan dari Désiré Doué untuk mencetak gol keempat sekaligus menutup kemenangan besar Prancis dengan skor 4-1. Dua assist yang dicatat Désiré Doué menjadikannya sosok paling berpengaruh di laga ini.
Dengan hasil ini, Prancis semakin kokoh di puncak klasemen Grup A dan melangkah ke fase berikutnya dengan modal kepercayaan diri yang tinggi. Belgia berada di posisi ketiga dan masih berjuang untuk lolos dari fase grup. Pertandingan berikutnya akan semakin menentukan nasib kedua tim di kompetisi bergengsi ini.






