
Nismedia.id - Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio “Chiqui” Tapia, membantah keras isu konspirasi yang menyebut Timnas Argentina dipaksa kalah pada laga Final Piala Dunia 2026. Pasukan Albiceleste harus merelakan gelar juara setelah menyerah 1-0 dari Spanyol.
Kekalahan tersebut memicu rumor tak sedap akibat performa minim ancaman serta gestur tak lazim dari kapten Lionel Messi sebelum laga dimulai. Publik menilai kekalahan tim asuhan Lionel Scaloni tersebut diselimuti kejanggalan internal.
Klarifikasi Respon AFA Terhadap Isu Final Piala Dunia 2026
Menanggapi kabar buruk yang beredar luas, klarifikasi pimpinan federasi tersebut dikutip nismedia.id dari BolaSport.com. Tapia menegaskan bahwa kegagalan meraih trofi murni karena pihak lawan tampil lebih unggul di lapangan.
Pimpinan federasi tersebut meminta seluruh pendukung untuk tidak terpengaruh oleh kabar bohong yang sengaja diciptakan demi memecah belah keharmonisan tim.
“Kami tidak bisa mengalahkan Spanyol. Mereka lebih unggul, menang secara sportif, dan kami harus mengakuinya,” ujar Tapia.
Sorotan Kejanggalan Dan Pengakuan Kelayakan Lawan
Isu penekanan muncul setelah tim lawan mendominasi laga dan Messi gagal meraih penghargaan pemain terbaik meski mengemas delapan gol serta empat assist. Sejumlah momen sebelum dan selama laga juga dinilai tidak lazim oleh publik.
Kendati demikian, pihak federasi memilih untuk menerima hasil pertandingan dengan lapang dada tanpa menyalahkan situasi di luar lapangan.
“Dalam olahraga, kita juga belajar dengan cara menerima kekalahan secara lapang dada, sama seperti saat merayakan kemenangan,” tutur sang pimpinan.






