Profil Daijiro Chirino Pemain Keturunan Maluku Di Liga Spanyol Yang Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Profil Daijiro Chirino Pemain Keturunan Maluku Di Liga Spanyol Yang Berpeluang Bela Timnas Indonesia
Promo Allegiant

Nismedia.id - Sosok pemain bertahan UD Almeria, Daijiro Chirino, mendadak menjadi perbincangan hangat pencinta sepak bola nasional usai membeberkan alasannya belum memperkuat Timnas Curacao pada Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pemain berdarah Maluku tersebut memilih untuk memfokuskan karier profesionalnya bersama klub kasta kedua Liga Spanyol demi mengejar target promosi. Keputusan tersebut membuat peluang sang pemain untuk membela Timnas Indonesia masih terbuka lebar di masa mendatang.

Pemain yang berposisi sebagai bek kanan dan bek tengah itu mengaku sempat mendapatkan panggilan resmi sebelum babak kualifikasi bergulir. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa penolakannya bukan karena menanti panggilan dari Timnas Belanda melainkan murni komitmen terhadap klub. Keputusan ini melapangkan harapan agar pilar muda tersebut dapat diperhitungkan untuk memperkuat Timnas Indonesia pada ajang Piala Asia 2027.

Alasan Daijiro Chirino Belum Menjalani Debut Internasional

Keputusan pemain berusia 24 tahun tersebut untuk menunda karier internasionalnya didasari oleh prioritas bersama UD Almeria di kompetisi domestik. Manajemen klub asal Spanyol tersebut menaruh ekspektasi tinggi agar sang pemain mampu mengawal lini belakang secara konsisten sepanjang musim. Fokus penuh pada level klub dinilai menjadi langkah krusial untuk mematangkan kualitas permainan sebelum melangkah ke panggung internasional.

“Bukan berarti saya menunggu kemungkinan panggilan dari Belanda. Curacao menghubungi saya sebelum kualifikasi Piala Dunia, tetapi saya memutuskan untuk fokus pada Almeria demi mencoba promosi. Ketika mereka lolos, saya tidak masuk dalam skuad,” ujar Chirino. Pernyataan jujur tersebut menegaskan komitmen profesional sang bek dalam meniti karier di benua Eropa.

Saat ini sang pemain dilaporkan masih melakukan diskusi intensif bersama pihak agen terkait arah karier internasional yang akan dipilihnya. Meskipun belum menentukan sikap secara resmi, ketersediaan sang pemain menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola tanah air. Proses komunikasi yang terbuka diharapkan membuka jalan bagi sang pemain untuk memperkuat pertahanan skuad Merah Putih di masa depan.

Garis Keturunan Maluku Dan Rekam Karier Di Eropa

Lahir di Zwolle, Belanda, pada 24 Januari 2002, pemain berpostur 185 sentimeter ini memiliki garis keturunan Indonesia yang sangat kental dari sang ibu yang berasal dari Maluku. Sementara itu, sang ayah diketahui memiliki hubungan darah dengan wilayah Curacao. Kombinasi latar belakang keluarga tersebut memberikan keunikan tersendiri bagi sang pemain dalam menentukan tim nasional yang akan dibelanya.

Perjalanan karier sepak bola pemain bertinggi badan ideal ini dimulai saat menimba ilmu di akademi PEC Zwolle sebelum melanjutkan kiprahnya bersama Castellon. Performa menjanjikan di lini belakang membuat UD Almeria rela menggelontorkan dana mencapai 2 juta euro pada bursa transfer musim panas 2025 demi mengamankan jasa sang pemain. Investasi besar tersebut dibayar tuntas lewat penampilan lugas yang kerap membantu tim mengamankan catatan clean sheet.

Secara teknis, sang pemain memiliki fleksibilitas tinggi karena mampu berperan sebagai right-back maupun center-back dengan sama baiknya. Kualitas serbabisa ini pernah membuatnya mendapat panggilan memperkuat Timnas Belanda di kelompok umur serta panggilan laga persahabatan dari Curacao pada 2023. Kebutuhan skuad Merah Putih akan pemain bertahan berkualitas di level internasional membuat sosoknya menjadi opsi ideal untuk dibidik.

Kontribusi Positif Di Spanyol Dan Pengaruh Pemilik Klub

Performa impresif sang pemain di atas lapangan hijau kian terlihat saat membantu timnya memetik kemenangan telak tiga gol tanpa balas atas Leganes pada pertengahan Oktober 2026. Dalam pertandingan tersebut, sang bek turut menyumbangkan satu gol pada menit ke-61 yang menjadi gol perdananya pada kompetisi musim 2026/2027. Kontribusi nyata tersebut makin melambungkan namanya di kasta kedua kompetisi sepak bola Spanyol.

Keberadaan UD Almeria juga makin menyedot perhatian publik setelah megabintang dunia, Cristiano Ronaldo, resmi mengakuisisi 25 persen saham klub melalui perusahaannya pada Februari 2026. Masuknya Ronaldo membawa angin segar bagi perkembangan finansial dan daya saing klub di kancah domestik. Meskipun demikian, kepemilikan saham tersebut tidak memiliki kaitan langsung dengan proses administrasi sang pemain menuju skuad nasional Indonesia.

Peluang sang pemain untuk mengenakan jersey Merah Putih tetap berada di tangan keputusan pribadi serta pemenuhan regulasi yang berlaku. Jika sang pemain mantap memilih Indonesia, jajaran pelatih dipastikan mendapat tambahan amunisi berharga untuk menghadapi ajang internasional mendatang. Seluruh elemen pendukung sepak bola tanah air berharap sang pemain dapat berjuang maksimal membawa Indonesia berprestasi di panggung Asia.

Sumber: VIVA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *