
Nismedia.id - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, dikabarkan sedang memantau striker muda milik klub Colorado Rapids, Mitchell Baker. Penyerang jangkung berusia 19 tahun ini diproyeksikan untuk memperkuat lini serang tim nasional pada kelompok level usia.
Pemain kelahiran Melbourne tersebut diketahui memiliki darah keturunan Indonesia dari sang ibu yang berasal dari Semarang dan Yogyakarta. Ketertarikan tim pelatih muncul berkat rekam jejak impresif sang pemain selama merumput di kompetisi sepak bola Amerika Serikat.
Perjalanan Karier Mitchell Baker Di Amerika Serikat
Petualangan karier pemain bertinggi 196 sentimeter ini terbilang unik karena ia sempat menimba ilmu di akademi Kitchee FC di Hong Kong. Ia kemudian kembali ke Australia sebelum akhirnya terbang menuju Northwood School di Benua Amerika pada usia 15 tahun.
Kemampuan adaptasi serta transformasi posisinya dari bek tengah menjadi seorang ujung tombak sukses membuahkan hasil luar biasa. Detail perjalanan karier dan catatan gol luar biasa pemain muda ini dikutip nismedia.id dari Bola.com.
“Beradaptasi di lingkungan yang sama sekali baru di usia remaja membentuk mentalnya secara signifikan,” urai laporan dari tim pemandu bakat setempat.
Statistik Gemilang Bersama Skuad Georgetown University
Kepindahan Mitchell Baker menuju kompetisi kampus semakin mematangkan insting tajamnya dalam urusan mencetak gol. Ia tampil impresif bukan hanya karena keunggulan postur fisik, melainkan berkat kemampuan teknik olah bola yang dinilai sangat halus.
Performa konsisten tersebut mengantarkannya terpilih pada nomor urut 10 ajang MLS SuperDraft oleh tim Colorado Rapids. Berikut adalah rincian statistik dan pencapaian sang striker sejauh ini:
- Membukukan total 141 gol dalam waktu dua setengah tahun bersama Northwood School.
- Mencetak 18 gol dan menyumbang tujuh assist dalam 42 laga bersama skuad Georgetown University.
- Sukses menembus daftar Second All-American Team sekaligus First Team All-BIG EAST.
“Kemampuan duel udara, kontrol bola, hingga tendangan dengan kedua kaki sama baiknya menjadi keunggulan yang membedakannya dari striker bertubuh besar kebanyakan,” puji perwakilan tim akademi.






