
Nismedia.id - PSIM Yogyakarta dipastikan akan mendatangkan tenaga baru untuk memperkuat barisan pertahanan mereka yang sedang keropos. Manajemen Laskar Mataram bergerak cepat mencari bek asing baru menyusul hasil mengecewakan di laga terakhir Super League. Langkah ini diambil sebagai respons taktis manajemen untuk memperbaiki performa tim yang dinilai kurang solid di sektor belakang.
Keputusan belanja pemain ini telah dikonfirmasi langsung oleh pihak manajemen setelah melakukan evaluasi menyeluruh. Kehadiran bek asing baru ini diharapkan menjadi solusi instan di tengah badai absensi yang menimpa pilar utama pertahanan PSIM. Manajemen menargetkan pemain anyar tersebut bisa segera beradaptasi dengan skema permainan tim.
Krisis Lini Belakang Laskar Mataram
Kondisi pertahanan tim kebanggaan warga Yogyakarta ini memang sedang dalam situasi darurat. Franco Ramos Mingo harus menepi akibat hukuman kartu merah, sementara Yusaku Yamadera masih berkutat dengan cedera yang belum pulih. Absennya dua pilar asing ini memaksa pelatih menurunkan duet darurat Andy Setyo dan Rendra Teddy pada laga sebelumnya.
Dampaknya cukup fatal, PSIM harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya dengan skor telak 3-0. Lemahnya koordinasi di lini belakang menjadi sorotan utama yang disadari oleh manajemen klub. Oleh karena itu, penambahan amunisi di sektor bek tengah menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar lagi.
Bidik Pemain Jebolan Liga Belanda
Manajer PSIM, Razzi Taruna, menegaskan bahwa pihaknya sedang dalam proses negosiasi dengan calon pemain anyar tersebut. Sebagaimana dikutip nismedia.id dari Sport.detik.com, Razzi menyebutkan bahwa pemain yang dibidik berposisi sebagai bek tengah dan merupakan pemain asing. Kriteria ini sesuai dengan kebutuhan mendesak tim untuk menutup lubang di pertahanan.
Rumor yang beredar kencang menyebutkan bahwa PSIM sedang mendekati Jop van der Avert, pemain asal Belanda jebolan akademi NEC Breda. Satu slot pemain asing memang tersedia setelah klub melepas Rafinha ke PSIS Semarang. Selain itu, PSIM juga baru saja meminjamkan Kasim Botan ke Semen Padang, memberikan ruang lebih dalam skuad untuk perombakan.
Persiapan Menghadapi Borneo FC
Di tengah upaya pembenahan skuad, PSIM Yogyakarta harus segera bersiap melakoni laga berat selanjutnya. Laskar Mataram dijadwalkan bertandang ke markas Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada hari Minggu (1/2/2026). Pertandingan lanjutan Super League ini menjadi ujian berat bagi mentalitas para pemain.
Meski dalam kondisi pincang, PSIM tetap mengusung misi bangkit untuk mencuri poin di kandang Pesut Etam. Perubahan komposisi pemain dan strategi pertahanan diharapkan mampu memberikan perlawanan sengit, sekaligus mengembalikan kepercayaan diri tim pasca kekalahan menyakitkan pekan lalu.






